Jakarta, Petrominer – PT Pertamina EP mendapat apresiasi sebagai penyumbang pajak minyak dan gas bumi (migas) kedua terbesar. Sepanjang tahun 2018 lalu, anak usaha PT Pertamina (Persero) ini memberi kontribusi sebesar Rp 7,46 triliun bagi penerimaan negara melalui pajak.

“Menurut data dari Treasury and Finance Operation Pertamina EP, total pajak yang disetor oleh Grup Pertamina EP tahun 2018 tercatat sebesar Rp 7,46 triliun,” ujar Presiden Direktur Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf, Rabu (1/5).

Pajak tersebut, jelas Nanang, berasal dari Nilai Setoran PPh Badan, PPh Migas, PPh Pasal 26 ayat (4) dan PPh atas Pengalihan Participating Interest Tahun 2018.

Atas kontribusi Pertamina EP yang cukup besar tersebut, Pertamina EP mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak sebagai penyumbang pajak migas kedua terbesar tahun 2018.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Vice President Treasury and Finance Operation Pertamina, EP Rico Amanto. Dan diberikan lewat acara “Apresiasi untuk Sahabat” yang merupakan bagian dari Cooperative Compliance Program Ditjen Pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Migas, awal pekan lalu.

“Penghargaan tersebut merupakan bukti nyata kontribusi Pertamina EP untuk negara dari sektor pajak dan wujud kepatuhan Perusahaan sebagai wajib pajak,” ujar Nanang.

Selain Grup Pertamina EP, terdapat sembilan perusahaan migas lainnya yang berada di deretan 10 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Migas dengan setoran pajak terbesar 2018. Pertamina EP berada di urutan kedua di antara Grup Pertamina EP Cepu (peringkat pertama) dan Grup Exxon Mobil di posisi ketiga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here