Bantuan APD dari Pertamina didistribusikan ke 70 rumah sakit milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Jakarta, Petrominer – PT Pertamina (Persero) memberikan bantuan 185 ribu Alat Pelindung Diri (APD) melalui Pertamina Bina Medika IHC ke 70 rumah sakit milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bantuan ini diharapkan bisa menjaga keselamatan dan keamanan para tenaga medis dalam menjalankan tugasnya merawat pasien Covid-19.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, menyatakan, sebelum didistribusikan, APD tersebut ditempatkan di Gudang Pertamina Logistik Perkapalan untuk dilakukan pemeriksaaan (Quality Control). Dalam kesempatan itu, juga dipastikan bahwa kualitas barang yang akan didistribusikan sesuai dengan standar yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

“Pertamina memiliki gudang logistik perkapalan seluas 1.800 M2 yang semula diperuntukan sebagai inventory atau gudang alat-alat perkapalan. Namun, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, Pertamina menggunakan sementara gudang ini sebagai storage barang-barang bantuan, salah satunya APD sebanyak 185 ribu,” ujar Fajriyah, Rabu (6/5).

Sesuai penugasan dari Kementrian BUMN, bantuan APD tersebut akan di distribusikan kepada 70 rumah sakit BUMN yang berada di berbagai wilayah di Indonesia. Pengolaan pendistribusian APD kepada rumah sakit–rumah sakit lain, baik milik Pertamedika IHC maupun RS BUMN lainya di koordinir oleh Pertamina Bina Medika IHC.

Penyerahan secara simbolis bantuan APD dari Pertamina diserahkan ke Pertamina Bina Medika HC.

Sebelumnya, Pertamina telah menyalurkan bantuan sebanyak 18.000 APD ke Pertamina Bina Medika IHC sebagai Rumah Sakit Holding BUMN yang ditunjuk Pemerintah sebagai Rumah sakit rujukan Covid-19.

Fajriyah menegaskan, APD bagi tenaga medis merupakan senjata utama dalam perang melawan Covid-19, sehingga dengan tersedianya APD yang memadai, kinerja tenaga medis akan lebih optimal.

“Bantuan APD diharapkan bisa menjaga keselamatan dan keamanan para tenaga medis dalam menjalankan tugasnya merawat pasien Covid-19,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here