Sikka, Petrominer – PT PLN (Persero) menghadirkan Anjungan Listrik Mandiri (ALMA) pertama di Nusa Tenggara Timur (NTT). Fasilitas listrik dengan daya 23.000 Volt Ampere (VA) ini untuk mendukung operasional nelayan di pelabuhan Wuring, Kabupaten Sikka.
Bupati Sikka, Robby Idong, mengapresiasi upaya PLN yang menghadirkan ALMA di Pelabuhan Wuring. Dengan inisiatif ini, PLN mengambil peluang penggunaan listrik yang dulunya disuplai oleh generator.
“Dengan bantuan PLN, hari ini kita sudah bisa menggunakan listrik. Kami sebagai pemerintah daerah, sesuai instruksi Presiden, berkomitmen untuk mengembangkan budidaya lokal seperti ikan yang pastinya butuh sokongan dari sisi energi,” ungkap Robby, Senin (28/11).
Menurutnya, dengan kehadiran ALMA maka nelayan akan sangat terbantu. Biaya operasional turun hingga 70 persen. Ini bakal berdampak besar untuk kesejahteraan masyarakat.
“Hadirnya ALMA ini dapat menghemat biaya operasional, dan inovasi PLN menjadi jawabannya. Kami berharap PLN terus menggandeng Pemerintah Kabupaten Sikka untuk mendorong perekonomian masyarakat,” ujar Robby.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Sikka, Lalu Wahyu Efendi menyampaikan bahwa kapal Basarnas sudah merasakan manfaat ALMA. Kapal Basarnas yang berlabuh dapat menghemat biaya operasional secara signifikan.
“Ketika menggunakan solar, perbulan bisa sampai 3.000 liter atau setara Rp 50an juta. Sedangkan ketika menggunakan ALMA, kisaran harga hanya Rp 14,8 juta. Ini tentunya menghemat biaya operasional,” ujar Lalu Wahyu.
Inovasi PLN
General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Fintje Lumembang, mengatakan pembangunan ALMA akan menunjang sektor perikanan dan kelautan di Maumere. ALMA dapat menurunkan biaya operasional nelayan dalam aktivitas bongkar muat hasil laut di pelabuhan.
“ALMA adalah inovasi PLN dalam bidang Electrifying Marine yang merupakan wujud dari transformasi PLN pilar Customer Focused guna meningkatkan pelayanan listrik yang lebih mudah, terjangkau dan andal untuk nelayan,” ucap Fintje.
Selain memudahkan nelayan, hadirnya ALMA di Pelabuhan Wuring adalah bagian dari usaha PLN untuk mendorong transisi energi bersih dan mengurangi emisi karbon.
“Hadirnya ALMA dapat mendukung efisiensi biaya operasional untuk kapal-kapal yang bersandar. Baik kapal ikan, kapal pariwisata, dan lain-lain sehingga dapat berimplikasi pada peningkatan roda ekonomi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
PLN akan terus menggencarkan program Electrifying Marine dengan mengganti kebutuhan sumber energi pelabuhan yang selama ini bergantung pada genset. Kini kapal-kapal yang berlabuh atau bersandar dapat menggunakan listrik PLN untuk memudahkan masyarakat dalam aktivitas ekonominya di pelabuhan.








Tinggalkan Balasan