Jakarta, Petrominer – Direktur Utama PT Pertamina Gas, Indra P Sembiring, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perusahaan atas kinerja optimal yang telah ditunjukkan dalam mengelola seluruh wilayah operasional Pertagas. Selama periode Ramadan dan Idulfitri, Pertagas menyiagakan Tim Satuan Tugas Ramadan & Idulfitri 1447 H (Tim Satgas RAFI) untuk memantau dan memastikan kelancaran operasional di seluruh wilayah kerja perusahaan.
“Kami memastikan bahwa penyaluran pasokan energi tidak terhambat, untuk mendukung kelancaran berbagai aktivitas masyarakat dan konsumen industri domestik jelang Idulfitri,” ujar Indra dalam keterangan resmi yang diterima PETROMINER, Senin (16/3).
Apresiasi tersebut disampaikan secara langsung dalam kegiatan Management Walkthrough (MWT) yang juga melibatkan jajaran Direksi dan Komisaris Pertagas. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau keandalan fasilitas operasi dalam rangka memastikan terpenuhinya kebutuhan energi, terutama menjelang Idulfitri 1447 H.
Kegiatan MWT dilaksanakan dengan serangkaian kunjungan selama beberapa hari sejak 4 Maret 2026 di 8 Wilayah Operasi Pertagas. Agenda MWT yang juga bersamaan dengan kegiatan Safari Ramadan 1447 H ini dilaksanakan di sejumlah wilayah, antara lain Pekanbaru, Pangkalan Brandan, Dumai, Palembang, Cikarang, Surabaya, Semarang, dan Balikpapan.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan terhadap aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), MWT yang dilaksanakan berfokus pada pemenuhan aspek keselamatan dan keamanan di area operasi. Direksi Pertagas memastikan bahwa seluruh prosedur keselamatan dan keamanan di fasilitas operasi dilaksanakan dengan baik. Hal ini penting guna menjaga kelancaran penyaluran energi serta menghindari potensi gangguan yang bisa berdampak pada keberlanjutan operasional.
Keandalan operasional tersebut juga tercermin dari kinerja bisnis Pertagas sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan tren pertumbuhan positif di berbagai lini usaha. Pada segmen transportasi gas, volume penyaluran tercatat lebih dari 1.500 MMSCFD, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan realisasi tahun 2024. Sementara transportasi minyak mencapai lebih dari 174 ribu BOPD atau tumbuh sekitar 8 persen, seiring meningkatnya aktivitas hulu migas serta tambahan pasokan dari sejumlah wilayah produksi.
Selain itu, volume layanan regasifikasi tercatat sekitar 155 BBTUD, meningkat 6 persen. Sedangkan produksi LPG tumbuh sekitar 5 persen dengan volume penyaluran lebih dari 450 ton per hari sepanjang 2025.
“Pertumbuhan di berbagai lini bisnis tersebut semakin menegaskan peran strategis Pertagas sebagai operator infrastruktur energi midstream dalam mendukung distribusi energi nasional yang andal dan efisien,” ungkap Indra.








Tinggalkan Balasan