Usai penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara Pertagas dan Bumi Siak Pusako, Kamis (4/8).

Jakarta, Petrominer – PT Pertamina Gas (Pertagas) melakukan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan PT Bumi Siak Pusako (BSP) dengan volume rata-rata 6.180 MMBTUD. Ini merupakan bukti nyata dari komitmen afiliasi Subholding Gas Pertamina untuk menyalurkan energi gas bumi di wilayah Riau dan sekitarnya.

PJBG tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama Pertagas, Gamal Imam Santoso, dan Direktur BSP, Iskandar, di kantor Pusat Pertagas, Kamis (4/8). Penandatangan tersebut disaksikan oleh Direktur Komersial Pertagas, Kusdi Widodo, dan Manager Teknik BSP, Oto Nafiah.

Rencananya, Gas dari Pertagas tersebut nantinya akan dimanfaatkan oleh BSP untuk kebutuhan power plant yang digunakan untuk eksplorasi dan lifting minyak. Gas akan disalurkan melalui Pipa Transmisi Open Access Grissik-Duri, kemudian dilanjutkan melalui pipa distribusi sepanjang 67 km, lalu diserahkan di titik serah yang berlokasi di Power Plant milik BSP.

Dalam sambutannya, Gamal menyampaikan harapannya agar perikatan yang berlangsung hingga tahun 2027 ini dapat terjalin dengan baik.

“Pertagas akan berkomitmen untuk memberikan suplai dan layanan terbaik untuk BSP sehingga dapat meningkatan eksplorasi dan volume lifting minyak,” tegasnya.

Pertagas secara berkelanjutan terus berupaya dalam perluasan infrastruktur gas untuk memenuhi kebutuhan konsumen di wilayah Sumatera. Hal ini sejalan dengan program Pemerintah untuk mendukung tercapainya transisi energi yang ramah lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Iskandar pun menyampaikan apresiasi kepada Pertagas atas terlaksananya PJBG ini.

“Kami ucapkan terima kasih atas kerjasama yang baik dengan Pertagas. Kami berharap kedepan hubungan ini dapat terus terjaga dan saling memberikan benefit optimal untuk masing-masing perusahaan,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here