Jakarta, Petrominer – PT Pertamina Bina Medika – Indonesia Healthcare Corporation (IHC) menggelar edukasi kanker kepada masyarakat. Ini merupakan salah satu perannya dalam upaya memerangi penyakit kanker, yang menurut World Health Organization (WHO) sebagai salah satu dari enam penyakit penyebab kematian di dunia.
Direktur Utama IHC, drg. Mira Dyah Wahyuni, MARS, menyampaikan bahwa IHC terus berupaya meningkatkan pelayanan di seluruh unit bisnisnya. Diantaranya, RSPP yang sudah memiliki fasilitas canggih untuk pengobatan kanker, yakni Radioterapi Linear Accelerator (Linac) Elekta Versa HD.
“Sebagai pemain besar dalam industri kesehatan, IHC terus berinovasi untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan onkologi terbaik,” ujar drg. Mira dalam program edukasi bertajuk “Bringing the Future of Care,” Rabu (15/3).
Dalam waktu dekat, menurutnya, IHC juga akan menambah layanan onkologi melalui pembangunan Merial Tower yang berada Rumah Sakit PELNI.
Selanjutnya, pembangunan Bali Sanur International Hospital. Ini akan menjadi rumah sakit di Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan Sanur yang akan menjadi flagship berikutnya dari IHC terutama pada bidang onkologi. Rumah sakit internasional Bali ini juga menggandeng Mayo Clinic, dan akan memiliki center of excellence CONGO (Cardiology, Oncology, Neurology, Gastroenterology, and Orthopedics).
“Dengan menggandeng Mayo Clinic serta membuka kesempatan bagi Diaspora untuk berpraktek di rumah sakit ini, Bali Sanur Hospital akan dilengkapi dengan alat kesehatan berteknologi tinggi, didukung tenaga kesehatan terbaik,” ujar drg. Mira
Pada acara edukasi ini, IHC menggandeng Tatler Group dan berbagai komunitas penyintas kanker untuk saling berbagi dan mengedukasi. Hal ini sejalan dengan tema Hari Kanker Dunia 2023 yakni ‘Close the Care Gap’, yakni membuat perubahan dan bersama komunitas kesehatan dapat membuat kemajuan nyata dalam mengurangi dampak global kanker.
“Kontribusi IHC hari ini adalah untuk meningkatkan awareness masyarakat. Selain itu, mengenal layanan IHC agar masyarakat sedini mungkin bisa melakukan deteksi dini, salah satunya melalui RSPP yang saat ini sudah jadi bagian dari Mayo Clinic Care Network, salah satu pusat perawatan kesehatan,” ungkap Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury, saat membuka kegiatan tersebut.
Pertamedika IHC merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang layanan kesehatan. Perusahaan juga merupakan induk usaha rumah sakit BUMN yang mengelola 36 Rumah Sakit serta berafiliasi dengan 39 rumah sakit, serta 172 klinik kesehatan di seluruh Indonesia.








Tinggalkan Balasan