
Sawahlunto, Petrominer – Kawasan Ombilin di Sawahlunto, Sumatera Barat, diakui memiliki potensi besar. Tidak hanya sebagai kawasan bersejarah, namun juga sebagai destinasi wisata unggulan.
Hal inilah yang mendorong PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) terus berupaya mengembangkan kawasan Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto menjadi destinasi pariwisata berkelas dunia. Salah satu langkah strategisnya adalah meresmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel.
“Dengan konsep yang mengedepankan nilai historis, kualitas, dan keunggulan layanan, hotel ini diharapkan menjadi ikon hospitality di kawasan Ombilin, yang tidak hanya memberikan pengalaman menginap yang berkelas, tetapi juga menghadirkan standar pelayanan prima bagi para tamu dan wisatawan,” ungkap Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, dalam acara Syukuran dan Soft Launching Operasional SAKA Ombilin Heritage Hotel, Senin (20/4).
Keberadaan hotel ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat daya tarik daerah, serta memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar. Apalagi, seiring dengan rencana pengaktifan kembali kegiatan industri batubara oleh PTBA, hotel ini akan menjadi sarana representatif bagi para pelaku industri yang beroperasi di wilayah Ombilin.
Menurut Arsal, sinergi antara sektor pariwisata dan industri menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan Ombilin dan sekitarnya. Kehadiran SAKA Ombilin Heritage Hotel bakal memberikan manfaat yang luas, menjadi kebanggaan daerah, serta berkontribusi nyata terhadap kemajuan kawasan Ombilin dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Kawasan tambang Ombilin telah bertransformasi dari pusat pertambangan batubara kolonial menjadi Kota Wisata Tambang berbudaya, diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia (Ombilin Coal Mining Heritage) sejak tahun 2019. Terkenal dengan situs sejarah seperti Lubang Mbah Suro, kereta api Mak Itam, dan bangunan cagar budaya, kota ini dikelilingi perbukitan dan terletak ~95 km dari Padang.







