Palangkaraya, Petrominer – Pertamina bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Barito Timur untuk mengoptimalisasi aset perusahaan berupa aset jalan. Dengan begitu, aset jalan di wilayah kecamatan Petangkep Tutul dan Kecamatan Paju Epat tersebut dapat lebih banyak memberikan manfaat untuk lingkungan sekitar.
Menurut Vice Presiden Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fajriyah Usman, aset jalan yang dioptimalkan tersebut sepanjang 60 kilometer (km). Awalnya, jalan ini dibuka untuk mendukung mobilisasi kegiatan eksplorasi Pertamina di daerah Tanjung pada akhir tahun 1960-an.
”Dengan adanya pengelolaan aset jalan di kabupaten Barito Timur ini diharapkan dapat mengembangkan infrastruktur jalan, dan meningkatkan konektifitas antar daerah sehingga dapat mempermudah transportasi komoditas terutama dari hasil tambang dan perkebunan,” ujar Fajriyah, Jum’at (7/8).
Sinergi tersebut diawali dengan pertemuan konsolidasi untuk menyatukan kesepakatan bersama. Selanjutnya, dihasilkan bahwa Pemprov Kalimantan Tengah mendukung Pertamina dalam peningkatan optimalisasi aset pertamina dalam rangka menambah pendapatan asli daerah (PAD). Selain itu, ada juga beberapa sinergi yang dikolaborasikan dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Ke depan akan dilakukan penandatanganan persetujuan MOU terkait pemanfaatan lahan Pertamina dengan pihak stakeholder yang terlbat dalam kegiatan optimalisasi aset Pertamina tersebut,” ungkapnya.
Pertemuan konsolidasi digelar di Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah beberapa hari lalu. Hasilnya, sebuah kesepakatan sinergi yang ditandandatangani oleh Direktur Penunjang Bisnis Pertamina, M Haryo Yunianto , dan Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran.
Dalam kesempatan itu, turut hadir Direktur Utama Patra Jasa (anak perusaahan Pertamina), perwakilan Forkompinda Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Kantor Wilayah BPN Kalimantan Tengah, Tim KPK, dan Bupati Barito Timur.








Tinggalkan Balasan