Penyalaan perdana listrik di Desa Tuapakas Kecamatan Kualin, Timur Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, Kamis (24/4).

Kupang, Petrominer – Wajah Hengky Leo tampak gembira melihat desanya menjadi lebih terang kala malam hari. Warga Desa Tuapakas Kecamatan Kualin, Timur Tengah Selatan Nusa Tenggara Timur ini bersyukur sudah bisa menikmati listrik dari jaringan PT PLN (Persero).

“Kami merasa lega. Selama ini hanya memakai pelita dan hari ini bisa merasakan listrik dari PLN,” ujar Leo.

Dengan listrik PLN ini, dia berharap ke depan bisa menjadi lebih produktif. Sebelumnya, untuk penerangan di malam hari, Leo dan keluarga memakai pelita dengan biaya Rp 75 ribu untuk sebulan. Kini, dengan biaya yang sama, mereka bisa memakainya sebulan lebih.

Hadirnya listrik ini diharapkan dapat meningkatkan produktifitas masyarakat dan juga menggerakan roda perekonomian. Ini tentunya juga dapat memperbaiki kesejahteraan masyarakat.

“Istri saya dulu aktivitasnya menenun hanya berapa jam, sekarang bisa diperpanjang karena sudah ada penerangan,” ungkap Leo.

Ternyata, kegembiraan Leo juga dirasakan oleh 680 Kepala Keluarga (KK) lainnya di NTT yang kini dapat menikmati listrik. Pasalnya, selain Desa Tuapakas, ada empat desa lainnya yang secara serentak juga mulai mendapat pasokan listrik dari PLN.

Kelima desa tersebut adalah Dusun Kofi Desa Oelbiteno, Desa Passi, dan Desa Nonbaun di Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang, serta Desa Tuapakas dan Desa Oemaman di Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

“Ini merupakan wujud komitmen PLN untuk terus berupaya menghadirkan listrik untuk masyarakat di seluruh pelosok nusantara,” ucap General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Ignatius Rendroyoko, saat melakukan penyalaan listrik perdana di Desa Tuapakas, Kamis (23/4).

Listrik untuk Dusun Kofi Desa Oelbiteno, Desa Passi, dan Desa Nonbaun dipasok dari Gardu Induk Naibonat. Untuk mengalirkan listrik ke tiga desa tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 9 kilo meter sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 9,4 kms dan gardu dengan total kapasitas mencapai 150 kiloVolt Ampere (kVA).

Sementara untuk melistriki Desa Tuapakas dan Desa Oemaman, PLN membangun JTM sepanjang 8.9 kms, JTR sepanjang 19 kms dan 4 buah gardu dengan total kapasitas mencapai 200 kVa.

Pada kesempatan ini PLN juga memberikan potongan harga biaya penyambungan baru. Program diskon 50 persen ini berlaku untuk pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA yang terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT) Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) dan/atau yang berada di daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T).

Wakil Bupati Kabupaten Timor Tengah Selatan, Army Konay menyampaikan apresiasi kepada PLN karena telah mengaliri listrik ke dua desa di wilayahnya.

“Syukur kepada Tuhan dan terima kasih kepada PLN, menyambut Ramadan kita bisa menghadirkan listrik di Desa Tuapakas dan Desa Oemaman. Jadilah terang seperti PLN, boleh hadir karena listrik menunjang aktivitas, pendidikan dan Kesehatan,” imbuh Army.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here