Jakarta, Petrominer – PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) berkomitmen untuk terus mendukung industri domestik. Realisasinya adalah memasok kebutuhan gas bagi kebutuhan industri di wilayah Aceh.
VP Relations & Security Medco E&P, Arif Rinaldi, menyatakan bahwa dalam operasi di Blok A, Aceh Timur, Medco E&P terus berupaya mendukung industri domestik di kawasan tersebut. Salah satunya adalah memasok kebutuhan gas bagi kebutuhan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM).
“Kami memasok gas ke pabrik Pupuk Iskanda Muda tidak secara langsung, melainkan melalui PT Pertagas Niaga. Produksi gas dari Blok A dipasok ke Pertagas Niaga sesuai perjanjian jual beli gas yang telah disepakati. Selanjutnya, Pertagas Niaga mendistribusikan gas tersebut kepada para konsumen, termasuk Pupuk Iskandar Muda,” ujar Arif, Kamis (17/6).
Terkait terhentinya pasokan gas ke PIM, Medco E&P sudah berkoordinasi dengan Pertagas Niaga karena adanya perawatan sumur-sumur gas di Blok A yang telah direncanakan sebelumnya. Usai kegiatan perawatan tersebut, pasokan gas dipastikan kembali normal.
“Sehubungan dengan kegiatan perawatan sumur di Blok A, Medco E&P telah berkoordinasi dengan Pertagas Niaga dan mempresentasikan rencana ramp up produksi setelah perawatan sumur-sumur di Blok A. Saat ini, proses ramp up sedang berjalan sesuai jadwal dan diharapkan pasokan gas akan segera kembali normal,” jelas Arif.
Sebelumnya, PIM menyatakan sejak sebulan terakhir telah berhenti operasi karena terkendala pasokan bahan baku gas. Akibatnya, pabrik pupuk tersebut sementara waktu tidak memproduksi pupuk Urea. Meski begitu, kebutuhan pupuk urea bersubsidi di wilayah pemasaran PIM bisa tercukupi dari stok pupuk urea yang ada.









Tinggalkan Balasan