Kupang, Petrominer – Di tengah pandemi Covid-19, PT PLN (Persero) terus bekerja untuk menghadirkan listrik ke seluruh pelosok tanah air. Kali ini, listrik teralirkan ke rumah 538 Kepala Keluarga (KK) di 12 desa Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko, menyebutkan bahwa hadirnya listrik diharapkan bisa membuat pariwisata semakin bergeliat. Pasalnya, desa-desa tersebut sudah lama menjadi daerah tujuan wisata.

“Kami senang bisa memberikan sesuatu yang berharga bagi masyarakat kita khususnya di Pulau Sumba. Ini menjadi hadiah untuk menyambut HUT RI ke-75. Saya berharap ini akan mendorong perekonomian masyarakat,” ujar Jatmiko, Senin (3/8).

Adapun ke-12 desa tersebut adalah empat desa di Kabupaten Sumba Timur yaitu Desa Watumbelar di Kecamatan Lewa Tidahu; Desa Rakawatu, Desa Kondamara di Kecamatan Lewa; Desa Lailara di Kecamatan Katala Mahu Lingu. Dari wilayah Kabupaten Sumba Timur ini, PLN mendapat 26 Pelanggan.

Sementara di Kabupaten Sumba Tengah, ada Desa Jodu di Kecamatan Umbu Ratu Nggai. Sebanyak tujuh desa di Kabupaten Sumba Barat Daya, yaitu Desa Watu Wona, Desa Ana Kaka, dan Desa Ana Engge di Kecamatan Kodi; Desa Hameli Ate di Kecamatan Kodi Utara; Desa Menne Ate, Desa Weekombaka, dan Desa Lua Koba di kecamatan Wewewa Barat.

Menurut Jatmiko, untuk melistriki ke-12 desa tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 43,14 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 60,20 kms dan 13 buah gardu dengan total 600 kVA.

Saat ini, Rasio Desa Berlistrik Pulau Sumba telah mencapai 90,00 persen dan rasio elektrifikasi 75,12 persen. Untuk desa-desa yang belum berlistrik, PLN secara bertahap akan membangun infrastruktur kelistrikan untuk melistriki seluruh desa di Pulau Sumba.

Dalam kesempatan itu, Jatmiko menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pemerintah daerah yang telah mendukung pembangunan infrastruktur untuk melistriki desa-desa di kawasan 3T tersebut. Dia juga berharap, hadirnya listrik tidak hanya dimanfaatkan sebagai alat penerangan tetapi juga untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.

Sementara itu, Camat Lewa, Banju Ndakumanung, mengatakan bahwa hadirnya listrik dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Listrik menjadi salah satu harapan kami. Terima kasih kepada PLN yang telah memberikan listrik. Adanya listrik membuat aktifitas masyarakat di malam hari lebih produktif, sehingga dapat meningkatkan ekonomi juga,” ucap Banju.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here