Lombok, Petrominer – Saat proses pemulihan sedang berlangsung, Lombok kembali diguncang gempa berskala 7.0 SR pada hari Minggu (19/7). Gempa yang berlanjut dengan beberapa kali gempa susulan dengan skala > 5 SR ini berdampak signifikan dan menyebabkan sistem kelistrikan Lombok padam.
Gempa yang juga dirasakan hingga pulau Sumbawa ini juga sempat mengganggu sistem kelistrikan Sumbawa, yang mengalami pemadaman sebesar 17 persen dari total keseluruhan. Beberapa daerah di Sumbawa yang harus dipadamkan antara lain seluruh wilayah Alas, sebagian Taliwang yaitu di daerah pelabuhan Poto Tano.
“Efek dari gempa kali ini juga berdampak pada sistem kelistrikan Lombok. Beberapa pembangkit harus kami lakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk memastikan keamanannya. Untuk penormalan jaringan, seluruh petugas PLN kami kerahkan supaya listrik segera menyala di rumah masyarakat,” ujar General Manager PT PLN (Persero) Wilayah NTB, Rudi Purnomoloka, Senin (20/8).
Rudi menjelaskan, proses pemulihan sistem hingga pukul 10.30 WITA mencapai 86 persen dari total sistem kelistrikan Lombok. Beberapa daerah yang sudah menyala antara lain Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Utara, sebagian Kabupaten Lombok Timur dan sebagian Kabupaten Lombok Tengah.
Untuk sistem Sumbawa, pasokan listrik berangsur pulih untuk beberapa daerah di Taliwang Kota, Utan, Gontar, dan lain-lain.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat NTB supaya proses pemulihan dapat berjalan lancar. Segera laporkan apabila ada kondisi yang berbahaya bagi masyarakat sekitar,” ujar Rudi.








Tinggalkan Balasan