Masterplan pengembangan Kawasan Khusus Madura dan Pelabuhan.

Jakarta, Petrominer – Kementerian Perindustrian tengah membidik lokasi pembangunan sebuah kawasan industri di Bangkalan, Jawa Timur. Pengembangan industri di kawasan ini kian optimal jika bisa memanfaatkan sumber daya alam setempat, misalnya gas alam.

Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron, menyampaikan bahwa proyek pengembangan industri di wilayahnya akan dilaksanakan melalui pembangunan Kompleks Kawasan Industri dan Pelabuhan Tanjung Bulupandan di Kecamatan Klampis, Bangkalan. Ke depan, kawasan industri ini bisa memanfaatkan gas alam dari lapangan-lapangan gas yang ada di sekitar wilayah Bangkalan.

“Potensi pengembangan industri di Kabupaten Bangkalan dinilai cukup tinggi karena Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu daerah penghasil gas. Namun sampai saat ini pemanfaatan gas tersebut mayoritas masih dikirim dan dimanfaatkan oleh daerah lain di Pulau Jawa,” ujar Abdul Latif di sela Kunjungan Kerja Spesifik Kementerian Perindustrian bersama Komisi VII DPR RI di Kabupaten Bangkalan, Rabu lalu (17/11).

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Eko SA Cahyanto, menjelaskan bahwa total saat ini terdapat 133 kawasan industri yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan penggunaan lahan mencapai 60 ribu hektar.

“Kawasan industri ini terbukti sangat berperan dalam peningkatan kondisi perekonomian di daerah. Pengembangan kawasan industri dapat memicu multiplier effect yang mampu menggerakkan roda perekonomian daerah secara signifikan,” ujar Eko.

Dalam upaya percepatan penumbuhan kawasan industri baru, Kemenperin telah menetapkan 27 kawasan industri yang dikembangkan dalam RPJMN 2020-2024. Salah satu kawasan industri yang akan dikembangkan berlokasi di Bangkalan, yang direncanakan berada di Kecamatan Klampis dengan kebutuhan lahan sebesar 600 hektar.

“Pengembangan kawasan industri ini perlu didukung dengan pembangunan infrastruktur pendukungnya. Selain itu, perlu adanya koordinasi yang baik antar stakeholder dalam pembangunan Kawasan Industri Bangkalan ini, dan Kemenperin siap mendorong percepatan pembangunannya,” tegas Eko.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here