
Jakarta, Petrominer – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (HIPMI Jaya) kembali mengadakan Jakarta Energy Forum (JEF) 2023. Forum energi ini digelar untuk menghubungkan dan membangkitkan semangat kolaborasi demi memberikan dampak yang lebih besar bagi sektor energi di Indonesia.
“Tahun ini, JEF mengangkat tema Energy Transition During Global Crisis untuk memberikan menginspirasi pengusaha muda di bidang energi agar dapat membuka cakrawala mereka dalam menghadapi krisis global,” ujar Ketua BPC HIPMI Jakarta Timur, Muhammad Arif, Senin (8/5).
Arif menjelaskan ada tiga program utama dalam rangkaian kegiatan tersebut, yaitu Energy Security Forum, Renewable Energy Forum, serta Green Financing dan Project Matching yang telah dilaksanakan pada 17 Maret 2023 melalui Jakarta Energy Speed Dating.
“Sebelumnya kami telah melaksanakan pre-event yang mempertemukan startup bidang energi dengan investor. Total ada 17 perusahaan terkurasi dari lebih dari 60 perusahaan anggota HIPMI Jaya di sektor energi, yang mewakili berbagai industri strategis, seperti Kendaraan Listrik, Energi Terbarukan, Geothermal, Recycling, Sustainable Fashion, Pengelolaan Limbah, dan Pengembangan Destinasi Berkelanjutan,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana Jakarta Energy Forum 2023, Ahmad Syahri Fadhli, menyampaikan bahwa kegiatan JEF ini tidak hanya akan berfokus pada pengusaha muda namun juga bisa dinikmati masyarakat umum yang ingin mengetahui perkembangan transisi energi di Indonesia. Acara puncak Jakarta Energy Forum akan digelar pada 31 Mei 2023, menampilkan energy talks & summit, future energy & sustainability expo, serta HIPMI Jaya Electric Vehicle Experience.
“Kami mengemas kegiatan ini secara komprehensif untuk memberikan pengalaman baru bagi para pengunjung, tidak hanya business talk namun juga akan ada HIPMI Jaya Electric Vehicle Experience bagi pengunjung yang ingin mencoba kendaraan listrik di kegiatan ini,” ucap Fadhli.
Beberapa pembicara yang telah mengkonfirmasi kedatangan di antaranya Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional Djoko Siswanto.

























