Pekerja sedang melakukan pemeriksaan rutin dengan latar belakang Kilang Balikpapan, Kalimantan Timur.

Balikpapan, Petrominer – Pertamina RU Balikpapan terus berupaya mengembangkan kapabilitasnya. Selain memproduksi bahan bakar berupa gasoline dan gasoil untuk kebutuhan BBM dalam negeri, kilang Pertamina ini juga memproduksi produk-produk berkualitas tinggi.

“Produk-produk berkualitas tinggi ini merupakan salah satu bentuk jawaban Pertamina atas tuntutan bisnis pengolahan,” kata Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina RU Balikpapan, Ely Chandra Peranginangin, Sabtu (17/7).

Chandra menjelaskan Pertamina RU Balikpapan memiliki posisi strategis di Indonesia. Saat ini, kilang Balikpapan merupakan kilang terbesar kedua yang dimiliki Pertamina. Kapasitas produksinya mencapai 260 ribu barel per hari atau sekitar 25 persen dari kapasitas kilang nasional. Hasil produknya terutama ditujukan untuk memenuhi kebutuhan BBM di wilayah Indonesia timur.

Selain melaksanakan tugas utama untuk menghasilkan produk gasoline dan gasoil, Pertamina RU Balikpapan juga memproduksi produk-produk berkualitas tinggi. Kemampuan kilang dalam memproduksi produk-produk berkualitas tinggi ini juga dapat menjadi tanda seberapa kompetitif kilang yang dimiliki.

Menurut Chanda, beberapa produk kualitas tinggi yang diproduksi oleh Pertamina RU Balikpapan adalah High Speed Diesel 50ppm (HSD 50 ppm), Net Bottom Fractionator (NBF), Smooth Fluid (SF) 05, Low Aromatic White Spirit (LAWS) dan Marine Gasoil (MGO) Low Sulfur.

Masing-masing produk tersebut memiliki keunggulan. HSD 50 ppm merupakan bahan bakar diesel kualitas tinggi dengan kadar sulfur rendah sesuai standar EURO IV. NBF adalah bahan dasar pembuatan minyak pelumas. LAWS sebagai solvent atau pelarut dengan kandungan aromatik rendah. Pelarut ini biasa digunakan untuk bahan baku pabrik cat, tinta, pembersih, perekat dan vulkanisir ban.

Pertamina RU Balikpapan juga memproduksi produk yang digunakan dalam kegiatan pengeboran, yakni SF-05. Produk ini merupakan campuran yang digunakan untuk lumpur pengeboran.

“Produk ini termasuk produk yang ramah lingkungan karena memiliki kandungan sulfur dan aromatik yang rendah. Produk ini merupakan produk spesial karena hanya dapat dihasilkan oleh Kilang Balikpapan,” jelasnya.

Beberapa perusahaan yang memakai produk ini diantaranya Pertamina EP, Pertamina Hulu Sanga-Sanga (sebelumnya VICO Indonesia), Petrochina, CNOOC, Pertamina Hulu Mahakam dan Pertamina Hulu Kalimantan Timur. Periode Januari sampai Juni 2021, Pertamina RU Balikpapan telah total memproduksi 62,3 ribu barel produk SF-05.

Sementra untuk mendukung kegiatan pelayaran, Pertamina RU Balikpapan memiliki produk MGO. Produk ini merupakan produk bahan bakar diesel untuk mesin kapal terutama untuk area dingin karena memiliki titik tuang (pour point) yang rendah. Periode Januari sampai Juni 2021, Pertamina RU Balikpapan telah total memproduksi produk MGO Low Sulfur sebanyak 63 ribu barel.

“Dengan memproduksi produk-produk berkualitas tinggi ini, kita tentu berharap Pertamina RU Balikpapan dapat terus tumbuh menjadi kilang yang kompetitif dan berkelas dunia,” ungkap Chandra.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here