, ,

Ini Manfaat Konversi BBM ke BBG bagi Nelayan

Posted by

Yogyakarta, Petrominer – Pendistribusian paket perdana Program Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan Tahun 2020 akan mulai dilaksanakan akhir bulan Oktober 2020 ini. Selain dibagikan, sosialisasi terkait manfaat konversi BBM ini juga terus ditingkatkan, khususnya nelayan, sehingga dapat diperoleh pemahaman yang baik mengenai kegiatan tersebut.

Menurut Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Litigasi dan Keamanan Obyek Vital Nasional, Yurod Saleh, tanpa adanya kesadaran dari nelayan mengenai manfaat konversi BBM ke BBG, maka kegiatan tidak akan berjalan lancar. Malahan, berpotensi terjadi kerawanan akibat ulah pihak-pihak yang merasa terusik dengan adanya program ini.

“Kita harus memberikan pemahaman bahwa BBG lebih murah, aman dan ramah lingkungan. Ini semua harus kita sosialisasikan dengan baik kepada masyarakat nelayan,” ujar Yurod ketika menutup acara Rapat Koordinasi Rencana Pendistribusian Paket Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan Sasaran Tahun 2020 di Yogyakarta, Jum’at sore (2/10).

Berikut lima manfaat utama program konversi BBM ke BBG yang nelayan harus tahu.

Pertama, harganya murah. Harga BBG lebih murah dibandingkan BBM per liternya. Penghematan biaya operasional dengan menggunakan LPG berkisar 30-50 persen dibandingkan saat menggunakan BBM (minyak solar). Di beberapa tempat bahkan bisa menghemat hingga 80 persen.

Kedua, perawatan mesin lebih mudah. Paket yang dibagikan terdiri dari beberapa komponen yaitu mesin penggerak, konverter kit, as panjang, baling-baling, dua buah tabung LPG 3 kg, as panjang dan baling-baling, serta aksesoris pendukung lainnya (reducer, regulator, mixer, dll). Rakitan yang sederhana dan bahan bakar yang lebih bersih menjadikan perawatan mesin lebih mudah dan mesin juga lebih awet dibandingkan menggunakan BBM.

Ketiga, aman dalam penggunaannya. Bahan bakar gas yang dikompresi dan ditampung dalam tabung bertekanan tinggi merupakan bahan bakar yang aman, baik bagi penguna maupun kendaraannya.

Keempat, emisi lebih rendah. BBG memiliki hasil pembakaran yang lebih bersih dibandingkan dengan BBM. Hal ini disebabkan rantai karbon bahan bakar gas lebih pendek dibandingkan yang dihasilkan BBM sehingga memiliki angka oktan yang lebih tinggi dari BBM, emisi CO2 yang dihasilkan pun lebih rendah jika dibandingkan dengan BBM.

Kelima, membantu ekonomi nelayan kecil. Bantuan ini diberikan kepada nelayan kecil dengan kriteria memiliki kartu identitas nelayan, menggunakan alat penangkap ikan yang ramah lingkungan, memiliki kapal ukuran di bawah 5 Gross Tonnage (GT) yang daya mesinnya di bawah 13 Horse Power (HP) serta belum pernah mendapat bantuan serupa dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *