Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi, Syamsul Huda (kanan) berbincang serius dengan Agus Lamakarate (kiri), Direktur Operasional, Keuangan dan Umum PT Bangun Palu Sulteng (BPS) selaku pengelola kawasan KEK Palu saat kunjungan ke lokasi KEK Palu, Kamis (10/8). PLN Komitmen untuk ikut mendorong pertumbuhan perekonomian di Sulawesi Tengah, termasuk memenuhi suplai listrik untuk kebutuhan KEK Palu.

Palu, Petrominer — PT PLN (Persero) menegaskan kembali komitmennya untuk membangun infrastruktur ketenagalistrikan di Propinsi Sulawesi Tengah. Selain untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, pembangunan ini juga untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Direktur Bisnis Regional Sulawesi PLN, Syamsul Huda, saat berkunjung ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Kamis (10/8). Syamsul diterima langsung oleh Agus Lamakarate, Direktur Operasional, Keuangan dan Umum PT Bangun Palu Sulteng (BPS) selaku pengelola KEK Palu.

Dalam kunjungan tersebut, dia didampingi Kepala Divisi Pengembangan Regional, Idian, GM PLN Suluttenggo Baringin Nababan, GM PLN UIP Sulawesi Bagian Utara yang diwakili oleh Binara Nainggolan, serta Manajer PLN Area Palu, Emir Muhaimin.

“Tugas PLN adalah menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan. Selain untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat juga untuk mendukung kegiatan investasi di daerah demi tumbuhnya perekonomian, seperti yang dilakukan oleh PLN di KEK Palu ini,” ujar Syamsul.

Dia menjelaskan, dukungan penuh dari PLN diantaranya adalah membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) yang suplai listriknya diambil dari lokasi jaringan PLN yang paling dekat, yaitu PLTU Mpanau. Selain itu, suplai pasokan listrik ke KEK Palu juga diperkuat dengan jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) Feeder Khusus yang akan melayani kebutuhan listrik tahap pertama di KEK Palu sebesar 10 MW di sisi 20 kilo Volt (kV) dengan double circuit sepanjang 4,5 kilo meter sirkuit (kms).

Dalam perencanaannya, KEK Palu secara bertahap akan membutuhkan listrik hingga mencapai 250 MW. Pihak pengelola telah menyediakan lahan khusus yang dapat digunakan oleh PLN untuk membangun Gardu Induk bagi kebutuhan listrik kawasan KEK Palu, yang mencapai luas 1.500 hektar.

Selain membangun Gardu Induk 150 kV, PLN juga tengah mempersiapkan pembangunan PLTU Palu 3 berkapasitas 100 MW yang berlokasi di kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah serta Mobile Power Plant (MPP) berkapasitas 60 MW.

Sistem kelistrikan Palu saat ini melayani 47 ribu pelanggan dengan beban puncak mencapai 130 MW.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here