(Dari kiri-kanan ) General Manager Corporate Communication Indofood Sukses Makmur Stephanus Indrayana, Ketua Gerakan Ciliwung Bersih Peni Susanti, Direktur Utama Indonesia Power Ahsin Sidqi, dan Dirjen PPKL Kementerian Lingkungan Hidup Karliansyah saat meninjau proses kerja palet sebagai daur ulang sampah di Tempat Olah Sampah Sungai (TOSS) Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (27/6). (Petrominer/ Fachry Latief)

Jakarta, Petrominer – PT Indonesia Power kembali mencuri perhatian dalam kegiatan Gerakan Ciliwung Bersih (GCB) dengan program Tempat Olahan Sampah Sungai (TOSS). Melalui Indonesia Power Priok Power Generation and O&M Services Unit, Indonesia Power menjadikan program ini sebagai aditionalitas program yang nantinya dikembangkan sebagai program pemberdayaan masyarakat di wilayah Ring 2.

Sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Ciliwung Bersih, Indonesia Power hadir dengan inovasi TOSS dalam menjawab masalah pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah. Inovasi ini mampu mengolah sampah sungai menjadi raw material energy dan sekaligus menjadi solusi bagi permasalahan sampah sekitar bantaran sungai.

“Pada kegiatan Gerakan Ciliwung Bersih ini, Indonesia Power turut hadir dan melakukan aksi nyata. Salah satunya dengan memberikan bantuan untuk produksi TOSS dalam bentuk gasifier dan genset,” ujar Direktur Utama Indonesia Power, M. Ahsin Sidqi, Sabtu (27/6).

Ahsin menjelaskan program ini merupakan sebuah inovasi terbaik sebagai solusi permasalahan sampah di bantaran sungai Ciliwung. Tidak hanya itu, sampah tersebut kemudian bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku energi alternatif berskala komunitas.

“Setelah sebelumnya sukses dengan TOSS di Bali, BOSS (Biomass Operating System Of Saguling) di Bandung dan JOSS (Jeranjang Olah Sampah Setempat) di Lombok, kini kami hadir di TOSS Ciliwung, Jakarta,” jelasnya usai acara Gerakan Ciliwung Bersih dan peresemian TOSS di Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Menurut Ahsin, Indonesia Power akan menjadikan program ini sebagai aditionalitas program yang akan dikembangkan sebagai program pemberdayaan masyarakat yang ada di wilayah Ring 2. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pelestarian lingkungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya melakukan perubahan perilaku untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Direktur Utama Indonesia Power, Ahsin Sidqi, saat meninjau proses kerja palet sebagai daur ulang sampah di Tempat Olah Sampah Sungai (TOSS) Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (27/6). (Petrominer/ Fachry Latief)

Program TOSS juga merupakan bentuk dukungan bagi target pemerintah dalam pengurangan sampah rumah tangga dan penanganan sampah sungai. Implementasi program TOSS diharapkan dapat menyasar target pengurangan sampah rumah tangga yang dicanangkan Pemerintah sebesar 30 persen serta pemanfaatan dan penanganan sampah meningkat sebanyak 70 persen di tahun 2025.

“PLN dan Indonesia Power sangat welcome dan komit dengan penggunaan renewable energy dan pengembangan komunitas. Kami yakin jika Indonesia Power akan menjadi leading dalam bidang renewable energy,” tegas Ahsin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here