, ,

Hulu Migas Fokus Tingkatkan Produksi dan Sediakan Energi Lebih Bersih

Posted by

Jakarta, Petrominer – Segenap pemangku kepentingan di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) sepakat untuk fokus dalam meningkatkan produksi migas demi memenuhi kebutuhan energi nasional. Bersamaan dengan itu, mereka juga bakal menyediakan energi yang lebih rendah karbon.

“Pemerintah menilai peran industri semakin signifikan seiring komitmen Indonesia terhadap target net-zero emissions. Sektor migas diharapkan dapat meningkatkan produksi dan mengurangi emisi secara bersamaan selama masa transisi, sehingga pertumbuhan ekonomi negara tetap positif,” ujar Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, saat menutup gelaran Pameran dan Konvensi IPA Convex ke-46, Jum’at (23/9) sore.

Dalam kesempatan itu, Dwi menyebutkan bahwa potensi migas Indonesia masih menjanjikan bagi para investor. Meski demikian, para pelaku usaha kembali menekankan beberapa isu klasik yang selama ini menjadi perhatian. Isu-isu tersebut antara lain perbaikan dalam hal fiskal, kepastian hukum, kualitas data, dan ketersediaan infrastruktur.

“Faktor-faktor tersebut secara signifikan akan meningkatkan daya tarik investasi Indonesia untuk bisnis hulu migas,” tegasnya.

Selain itu, Dwi menyampaikan teknologi Carbon Capture Storage (CCS) dan Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS) sebagai salah satu solusi untuk mengurangi emisi dan, pada saat yang sama, mempertahankan produksi migas. Namun, karena teknologi tersebut membutuhkan investasi yang besar dan kerjasama multi sektoral, para pelaku usaha membutuhkan regulasi yang tegas, kemudahan berusaha, dan skema fiskal yang menarik.

Oleh karena itu, Ditjen Migas sedang merumuskan regulasi untuk mendukung pengembangan proyek CCS/CCUS.

“Kami berharap langkah positif dari pemerintah ini akan menarik lebih banyak investasi di bidang teknologi. Kami berharap dapat melihat lebih banyak proyek CCS/CCUS di Indonesia dalam waktu dekat,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur IPA Ronald Gunawan menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Pemerintah dalam penyelenggaraan IPA Convex ke-46. Hal ini terkait partisipasi Menteri ESDM dalam acara pembukaan dan membuka acara secara resmi, serta Menko Maritim dan Investasi yang juga menyampaikan pesannya melalui rekaman video.

Selain itu, Ronald juga mengapresiasi kehadiran Wakil Menteri Tenaga Kerja dan Gubernur Jawa Barat dalam Opening Ceremony tersebut.

“Ini menunjukkan dukungan pemerintah kepada industri migas,” katanya.

Menurut Ronald, partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan dalam acara IPA Convex 2022 melalui sejumlah diskusi yang ada menunjukkan perhatian dan dukungan semua pihak terhadap industri hulu migas demi meningkatkan iklim investasi migas di Indonesia.

Dia menegaskan bahwa kolaborasi dan keselarasan antar lembaga pemerintah diperlukan untuk membuat kebijakan investasi migas yang konsisten dan menarik untuk menumbuhkan investasi yang ada dan menarik investasi baru.

“Pemerintah diharapkan segera menerbitkan roadmap transisi energi dengan regulasi pendukung dan sejalan dengan rencana pertumbuhan hulu migas,” ungkap Ronald.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *