,

Harga Dexlite Turun

Posted by

Jakarta, Petrominer — PT Pertamina (Persero) mempertahankan harga Bahan Bakar Khusus (BBK) jenis Pertamax, Pertamax Plus, Pertamina Dex, dan juga Pertalite. Sedangkan harga Dexlite turun Rp 200 per liter menjadi Rp 6.450, menyusul cukup positifnya tingkat penerimaan masyarakat akan bahan bakar tersebut.

Harga Dexlite yang baru diluncurkan April 2016 lalu itu turun sebesar Rp 200 per liter. Dengan demikian, Dexlite di 289 SPBU yang telah menjualnya kini ditetapkan seharga Rp 6.450 per liter dari semula Rp 6.650 per liter.

Ketetapan harga tersebut berlaku terhitung mulai pukul 00.00 tanggal 1 Agustus 2016.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan berdasarkan hasil pantauan terhadap perkembangan harga minyak Internasional, serta kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, Pertamina memandang pergerakan harga dan kurs yang terjadi tidak signifikan. Dengan demikian, tuturnya, Pertamina memutuskan untuk mempertahankan harga Pertamax Series plus Pertalite.

Sebagai contoh, Harga Pertamax di Jakarta dan sekitarnya bertahan di posisi Rp 7.350 per liter, sedangkan Pertamina Dex di wilayah ini juga tetap di posisi Rp 8.100 per liter. Adapun, di wilayah lainnya, seperti di Jawa Timur kedua jenis bahan bakar tersebut masing-masing dibanderol di Rp 7.450 dan Rp 8.200 per liter.

“Selain pertimbangan fluktuasi harga yang tidak terlalu berpengaruh pada perhitungan keekonomian produk BBK Pertamina, dipertahankannya harga ini juga bentuk dari apresiasi terhadap konsumen yang loyal memanfaatkan produk-produk Pertamina yang konsumsinya terus meningkat. Seperti Pertamax dan Pertalite yang pangsa pasarnya kini mencapai 30% terhadap seluruh produk bensin Pertamina. Demikian juga untuk Dexlite yang telah mengambil pasar Solar di SPBU yang telah menjual Dexlite sekitar 15%,” papar Wianda.

Selain Pertalite dan Dexlite, Pertamina dijadwalkan dalam waktu dekat meluncurkan Pertamax Turbo. Pertamax Turbo merupakan bahan bakar untuk kendaraan bermesin bensin, hasil pengembangan dari produk Pertamax Plus yang memiliki Research Octane Number minimal 98, serta dilengkapi Ignition Boost Formula (IBF).

Pertamax Turbo diujicoba untuk penggunaan dalam ajang balap Lamborghini Blancpain Supertrofeo European pada awal Januari 2016, di Srikuit Vallelunya, Italia. Keberhasilan tersebut diikuti dengan kerja sama antara Pertamina dan Centro Petroli Roma (CPR) selaku mitra Lamborghini dalam pendistribusian bahan bakar Pertamax Turbo ke sirkuit-sirkuit di seluruh Eropa. Hingga saat ini Pertamax Turbo sudah digunakan di 4 balapan yakni di Monza-Italia, Silverstone – UK, Paul Richard-Perancis, dan Spa Francorchamps – Belgia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *