, ,

Forum Investasi IRENA Dimulai dari Asia Tenggara

Posted by

Bali, Petrominer – Badan Energi Terbarukan Internasional (International Renewable Energy Agency/IRENA) akan menggelar The IRENA Investment Forum di Bali pada 31 Agustus sampai 1 September 2022. Kegiatan ini diselenggarakan di sela-sela The 3rd Energy Transition Working Group Meeting – Parallel Event G20 Presidency of Indonesia.

Direktur Jenderal IRENA, Francesco la Camera, mengatakan forum investasi ini sengaja digelar pertama kali di kawasan Asia Tenggara. Alasannya, kecepatan transisi energi global bergantung pada kemajuan yang terjadi di Asia Tenggara.

“Membuka potensi energi terbarukan di kawasan ini melalui investasi akan menentukan keberhasilan perjuangan melawan perubahan iklim,” ungkap Francesco, Selasa (30/8).

Di Asia Tenggara, menurutnya, listrik berbasis energi terbarukan, jaringan listrik, teknologi dan infrastruktur penunjang transisi energi membutuhkan investasi lebih dari US$ 5 triliun pada tahun 2050. Jumlah ini setara dengan dua per tiga total investasi energi yang diperlukan.

Lebih lanjut, Francesco menjelaskan bahwa forum kerja sama ini bertujuan memobilisasi investasi transisi energi, mempermudah akses ke pendanaan, dan mempercepat proyek-proyek energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara. Peningkatan pendanaan yang signifikan sangatlah kritis untuk memenuhi komitmen net-zero di kawasan Asia Tenggara pada pertengahan abad ini. Dalam jangka pendek, aspirasi ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) untuk mencapai pangsa kapasitas listrik berbasis energi terbarukan sebesar 35 persen pada tahun 2025 terlihat dapat dijangkau.

“Prioritas yang diberikan Presidensi G20 Indonesia kepada peningkatan energi terbarukan untuk pemulihan yang berkelanjutan merupakan langkah yang tepat dan memberikan sinyal yang kuat menjelang COP27. Saya berharap forum ini menjadi kontribusi terhadap upaya-upaya menuju transisi yang adil di kawasan ini, untuk memisahkan permintaan energi dan dekarbonisasi dari pertumbuhan ekonomi dengan manfaat sosial ekonomi yang jelas nyata bagi masyarakat dan orang-orang setempat,” paparnya.

Forum Investasi ini akan menciptakan kerangka-kerangka kerja yang membuka investasi, pengembangan proyek-proyek yang dapat dibantu perbankan dan memfasilitasi akses ke keuangan. Pasalnya, forum ini akan mempertemukan para pengambil keputusan dan pemimpin-pemimpin dari pemerintahan, industri, pengembang proyek dan investor di Asia Tenggara.

“The IRENA Investment Forum berupaya mengatasi masalah kebijakan dan kendala investasi, serta membahas penghilangan risiko proyek-proyek dan mobilisasi modal,” jelas Francesco.

Sesi matchmaking menghubungkan para mitra bisnis dan mendorong kesepakatan bisnis antara penyandang dana dan pemilik proyek dari 20 proyek konkret di pasar Asia. Instrumen-instrumen pendorong yang dimiliki IRENA, seperti Climate Investment Platform (CIP) dan Energy Transition Accelerator Financing (ETAF) mendukung penyaluran sumber-sumber dana kepada negara-negara yang perkembangan ekonominya pesat dan ekspansi proyek-proyek energi terbarukan.

“Forum investasi regional dan sub-regional merupakan unsur penting dalam strategi IRENA untuk mendukung mobilisasi investasi di transisi energi dengan dampak konkret di lapangan. Forum Investasi IRENA selanjutnya akan berfokus pada Afrika Barat dan diselenggarakan di Abuja, Nigeria, sebelum akhir tahun ini,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *