, ,

Energi dan Air untuk Wilayah Timur Indonesia

Posted by

Jakarta, Petrominer – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, meresmikan 21 unit pembangkit listrik tenaga energi baru terbarukan (EBT) di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tidak hanya itu, Jonan juga meresmikan 12 sumur bor air bersih dan membagikan 1.747 lampu tenaga surya hemat energi (LTSHE).

Peresmian dan pembagian paket bantuan itu dilakukan ketika Menteri ESDM melakukan blusukan ke Desa Welai Timur, Kabupaten Alor, NTT, Sabtu (24/3).

Dalam kesempatan itu, dia menegaskan bahwa salah satu tantangan pembangunan nasional termasuk di NTT adalah mewujudkan pelayanan yang berkeadilan sosial. Inilah yang dijadikan pegangan oleh Pemerintah selama ini.

“Pelayanan berkeadilan sosial terjemahan kita adalah semua kebutuhan dasar bagi seluruh warga sebisa mungkin terpenuhi dengan baik dan terjangkau harganya. Jadi kalau ada listrik, tetapi masyarakat tidak mampu bayar, juga sia-sia,” ungkap Jonan.

Dia mengungkapkan bahwa dirinya sengaja melakukan blusukan ke NTT karena rasio elektrifikasi yang masih rendah atau di bawah 60 persen.

“Kita sama-sama akan kejar agar rasio elektrifikasi di sini sampai akhir 2019 juga bisa mencapai 99 persen. Tapi saya juga minta tolong, bapak Gubernur, Bupati, serta aparat keamanan untuk juga membantu layanan (pengurusan perizinan) kelistrikan dan air supaya cepat. Kalau ada hambatan kecil-kecil bisa diselesaikan. Arahan bapak Presiden, adminstrasi prosedur itu dipersingkat supaya tidak ruwet, tidak panjang,” tambah Jonan.

Pembangunan 21 unit pembangkit listrik EBT dan 12 sumur bor air bersih dilakukan dengan pembiayaan APBN 2016-2017. Sementara peembagian 1.747 lampu tenaga surya hemat energi (LTSHE) dilakukan dengan pembiayaan APBN 2018.

“Penerima LTSHE di NTT tahun ini sebanyak 1.747 keluarga yang belum menikmati listrik. Kalau kurang, Kepala Dinas ajukan lagi tapi usulkan by name by address, jadi lebih cepat prosesnya. Ini gratis, dipasangkan gratis dan tidak perlu bayar iuran listrik,” ujar Jonan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *