, ,

Elnusa Tuntaskan Survei Seismik 3D OBN Zulu North

Posted by

Jakarta, Petrominer – PT Elnusa Tbk (Elnusa) kembali menunjukkan kapabilitasnya sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina dalam mendukung aktivitas hulu migas Pertamina Group. Elnusa baru saja menyelesaikan proyek Survei Seismik 3D OBN Zulu North untuk Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

“Keberhasilan tersebut diraih meskipun proyek dijalankan dalam kondisi cuaca yang menantang dan tingkat kompleksitas operasional yang tinggi,” ujar Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo, Rabu (25/2).

Andri menjelaskan, survei seismik offshore 3D merupakan metode akuisisi data bawah permukaan laut untuk memperoleh gambaran tiga dimensi struktur geologi. Data ini memiliki peran strategis dalam mendukung kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan migas secara lebih akurat dan berkelanjutan.

Sesuai Target

Fahzul MH Siregar, selaku Party Chief Elnusa, menambahkan bahwa kegiatan survei dilakukan di wilayah dengan 10 platform produksi yang berdekatan. Dengan begitu, diperlukan perencanaan yang matang, eksekusi yang detail, serta pengawasan ketat terhadap aspek operasional, keselamatan, dan keamanan. Operasi dimulai pada akhir Desember 2025 dan berhasil diselesaikan pada akhir Januari 2026 sesuai target.

“Tantangan terbesar dari operasi ini adalah banyaknya obstacle seperti platform, pipa bawah laut, bangkai kapal, dan lainnya yang berada di area survei. Namun, melalui kerja sama tim yang solid, kami berhasil menyelesaikan operasi ini dengan aman dan Selamat,” ungkap Fahzul.

Hal senada disampaikan Andri Haribowo. Dia menekankan keberhasilan pelaksanaan Survei Seismik 3D OBN Zulu North ini merupakan bukti nyata kapabilitas operasional Elnusa dalam menangani proyek offshore dengan tingkat kompleksitas tinggi.

“Kami mengapresiasi dedikasi, disiplin, dan kolaborasi seluruh tim yang mampu menjaga standar operational excellence dan memastikan kualitas data tetap optimal sepanjang proyek berlangsung. Pencapaian ini menjadi fondasi bagi Elnusa untuk terus mengembangkan peluang pekerjaan berikutnya, khususnya pada area platform dan wilayah dengan tantangan operasional serupa,” ujar Andri.

Tantangan utama selama operasi meliputi kondisi cuaca ekstrem dengan kecepatan angin tertinggi mencapai 30 knots dan tinggi gelombang hingga 2,5 meter, serta keberadaan berbagai obstacle di area survei. Saat menghadapi kondisi cuaca yang ekstrem tentunya Elnusa tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja.

Apresiasi juga disampaikan oleh Field Supervisor Pertamina Hulu Energi, Permana Citra Adi.

“Kami mengapresiasi kinerja tim Elnusa. Seluruh program dilaksanakan dengan baik dan aman meskipun terdapat berbagai tantangan keselamatan di area survei. Kami puas dengan kualitas data seismik yang diperoleh. Terima kasih, Elnusa,” ujar Permana.

“Melalui kolaborasi yang solid dan kapabilitas yang teruji di berbagai wilayah kerja, Elnusa berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis Pertamina Group dalam menjaga keberlanjutan produksi dan memperkuat ketahanan energi nasional,” tegas Andri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *