Indramayu, Petrominer – PT Elnusa Tbk. terus memperkuat layanan hulu minyak dan gas bumi (migas) terintegrasi melalui pengembangan infrastruktur dan teknologi. Salah satu layanan terbarunya adalah pengoperasian Laboratorium Cementing & Stimulasi Modern yang dioperasikan dalam fasilitas Integrated Supporting Base Mundu di Indramayu, Jawa Barat.
Direktur Operasi Elnusa, Andri Haribowo, menjelaskan laboratorium ini bukan sekadar fasilitas pengujian, melainkan pusat inovasi yang menggabungkan riset teknis, pengembangan formula slurry, dan pelatihan sumber daya manusia.
“Laboratorium ini adalah bukti komitmen Elnusa untuk menjadikan hulu migas lebih bergeliat. Kami ingin memastikan setiap proyek cementing berjalan dengan standar tertinggi, efisien, dan mendukung keberlanjutan. Ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang memperkuat kapabilitas industri energi Indonesia,” ujar Andri, Selasa (4/11).
Dia menjelaskan, laboratorium tersebut dilengkapi peralatan berteknologi tinggi untuk pengujian presisi, menjawab tantangan operasional di berbagai karakteristik lapangan migas Indonesia. Hal ini mengacu pada standar American Petroleum Institute (API) dan International Organization for Standardization (ISO).
Selama lebih dari 18 tahun, Elnusa telah menjadi pemain utama dalam layanan cementing di berbagai lapangan migas Indonesia, seperti Bunyu, Lahendong, Matindok, serta proyek-proyek bersama Pertamina Hulu Mahakam, PHKT, dan Medco Energy. Pengalaman ini kini diperkuat dengan kehadiran laboratorium modern yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pekerjaan cementing, mempercepat waktu eksekusi, dan mendukung keberhasilan produksi migas secara berkelanjutan.
“Dengan pengalaman panjang, teknologi modern, dan infrastruktur terintegrasi, Elnusa siap melanjutkan kiprahnya sebagai penyedia jasa energi yang adaptif, kompetitif, dan berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan energi nasional serta program Asta Cita Pemerintah menuju swasembada energi,” ungkap Andri.
Selain laboratorium, Elnusa juga mengoperasikan Integrated Supporting Base Mundu yang telah didirikan sejak tahun 2004.
Fasilitas ini memiliki luas area 6.723 meter persegi dan dirancang secara strategis untuk mendukung berbagai kebutuhan operasi, antara lain, pengkondisian peralatan sebelum bekerja, maintenance peralatan, serta dukungan logistik operasional hulu migas, mulai dari penyimpanan material cementing dan drilling hingga peralatan operasional lainnya. Tata letaknya dioptimalkan untuk efisiensi proses bongkar muat, penyimpanan, dan distribusi, dengan tetap mengedepankan standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).
Integrated Supporting Base Mundu mendukung berbagai lini jasa utama Elnusa, seperti Wireline Services, Cementing Services, dan Drilling Fluid Services, yang melibatkan departemen Well Lifting & Intervention serta Drilling & Workover. Fasilitas ini juga menjadi pusat penyimpanan chemical materials, tools, dan spare parts untuk proyek-proyek Elnusa Group di seluruh Indonesia.
Tak hanya di Mundu, anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina ini memiliki Integrated Supporting Base lain yang tersebar di wilayah strategis seperti Balikpapan, Cakung, Kalitidu, Duri, dan BSD. Seluruh fasilitas ini terhubung dalam sistem logistik terpusat untuk menjamin efisiensi distribusi material ke seluruh area operasi.









Tinggalkan Balasan