Jakarta, Petrominer – Penjualan kabel untuk produk otomotif di pasar ekspor telah mendongkrak penjualan produk kabel dari dalam negeri. Investasi yang dilakukan tahun 2017 untuk produk kawat otomotif itu terbukti efektif memperkuat keberlanjutan bisnis produsen kabel.

Demikian dikemukakan oleh Presiden Direktur PT Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI), Toshihico Terao, usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Sumi Indo Kabel, Senin (22/7).

Perusahaan asal Jepang yang beroperasi di Indonesia tersebut berhasil meningkatkan penjualan ekspor kabelnya sampai 40 persen sepanjang tahun 2018, dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Terao, Total penjualan kabel IKBI tahun lalu mencapai US$ 198 juta. Kinerja ini naik 40 peren dari penjualan di tahun sebelumnya, sehingga mampu meraup laba sebesar US$ 2,83 juta.

Dalam RUPS, dikemukakan juga bahwa komposisi penjualan untuk pelanggan domestik dan pelanggan luar negeri adalah 29:71 sepanjang tahun 2018.

Terao mengakui pada tahun buku 2018, persaingan pasar di dalam dan luar negeri terasa semakin makin berat. Sementara tuntutan pasar terhadap penurunan harga lebih kuat dibandingkan periode-periode sebelumnya.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, manajemen telah mengambil sejumlah langkah strategis, sehingga pada akhirnya pendapatan perseroan meningkat 69 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya,” jelasnya.

Terao mengklaim pihaknya telah memenuhi semua permintaan pelanggan tanpa mengorbankan kualitas atau pengiriman melalui kegiatan strategis perusahaan yang dinamakan peningkatan SEQCDD (Safety, Environment, Quality, Cost, Delivery and Development). Dengan strategi ini, IKBI dapat tetap kompetitif di pasar.

“Saya yakin melalui beberapa aktifitas yang terintegrasi seperti ini, perseroan dapat melanjutkan proses realisasi atas dasar visi dan misi perseroan,” tegasnya.

Prospek Usaha

Dalam kesempatan itu, Terao memprediksi, di tahun buku 2019 hingga tahun berikutnya, persaingan pasar akan semakin berat. Namun IKBI menjanjikan akan melakukan yang terbaik untuk berkontribusi pada pertumbuhan bisnis infrastruktur domestik seperti pasokan listrik dan transportasi.

IKBI juga bertekad untuk tetap kompetitif dalam bisnis ekspor ke sejumlah negara ASEAN, ke negara-negara Timur Tengah dan ke Jepang.

Dengan semua upaya yang telah direncanakan, IKBI memprediksi penjualan di tahun buku 2019 akan meningkat sekitar 18 persen dibandingkan dari tahun buku 2018, sehingga dapat meningkatkan pendapatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here