Jakarta, Petrominer – Delapan bulan sebelum perhelatan Asian Games 2018, dijadikan momen penting bagi PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) untuk memperkuat pasokan listrik yang sangat dibutuhkan oleh Jakarta. Salah satunya dengan menambah daya Gardu Distribusi Senayan.

Gardu Distribusi ini akan menjadi salah satu sumber pasokan listrik utama di beberapa venue pesta olahraga negara-negara Asia yang digelar empat tahun sekali ini. Venue tersebut di antaranya adalah VIP Barat, VIP Timur, Gelora Bung Karno, Istora Senayan, Aquatic Venue, Tenis Indoor Senayan, dan Infrastruktur Kawasan.

Menurut General Manager PLN Disjaya, M. Ikhsan Asaad, penambahan daya tersebut saat ini sudah mencapai 5.540 kVA atau setara 5.540.000 VA dari target 8.000 kVA. Selain diperkuat dengan penambahan daya, Gardu tersebut juga sudah dilengkapi fasilitas Automatic Change Over (ACO) yang berfungsi untuk penggantian pasokan daya listrik secara otomatis jika pasokan utama mengalami gangguan, dengan setting kecepatan pemindahan otomatis 0,3 millisecond.

“PLN Disjaya siap menghadapi perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta, seluruh infrastruktur kelistrikan yang menyediakan pasokan listrik utama maupun cadangan sudah mencapai 90 persen progress persiapannya,” ujar Ikhsan usai meresmikan Perubahan Daya Gardu Distribusi Senayan,  Jum’at (29/12).

Selain pasokan dari sistem PLN, jelasnya, ada rencana juga untuk menyediakan 8 unit genset sewa dengan kapasitas 1.250 kVA per Unit sebagai pasokan tambahan. Jumlah total dana yang di investasikan untuk penguatan pasokan listrik Asian Games 2018 sebesar Rp 71 miliar.

Gardu Distribusi yang dayanya telah ditambah ini mendapat pasokan listrik utama dari Gardu Induk Senayan dan satu penyulang. Selain itu, Gardu Distribusi ini juga mendapat Pasokan Listrik Cadangan dari dua Gardu Induk lainnya dan tiga buah penyulang tambahan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here