Direktur utama Pertamina Nicke Widyawati dan Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Ari Gumilar bersama ratusan insan Pertamina saat kegiatan Bersih pantai (Coastal Clean Up) di sepanjang pantai Kuta, Bali, Jum'at (1/3).

Denpasar, Petrominer – Ada pemandangan yang tidak biasa siang itu di Pantai Kuta, Bali. Para pekerja PT Pertamina (Persero), dipimpin langsung oleh Direktur Utamanya, melakukan aksi bersih-bersih dengan cara memunguti sampah yang bertebaran di atas pasir pantai.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, dan Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Ari Gumilar, tampak jalan bersama sambil memunguti sampah, mulai dari bekas bungkus makanan, ranting dan daun, serta botol dan kaleng bekas minuman. Aksi mereka ini diikuti oleh ratusan insan Pertamina lainnya yang didukung Komunitas Trash Hero Indonesia dalam kegiatan aksi bersih-bersih pantai (Coastal Clean Up) di sepanjang pantai Kuta, Bali, Jum’at (1/3).

Lihat juga: Serikat Pekerja Pertamina Gelar Aksi Bersih Pantai Kuta

Menurut Nicke, Pertamina mendukung penuh upaya Pemerintah dan masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman. Pantai yang banyak dikunjungi wisatawan umumnya menyisakan tumpukan sampah yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

Sebagai CEO BUMN Migas, Nicke tampak tidak sungkan mengumpulkan sampah-sampah yang ditemukan di sepanjang pantai Kuta. Setiap sampah yang berhasil dipungut, langsung dimasukan ke dalam kantong sampah yang dibawanya. Apa yang dilakukan Nicke ini juga diikuti oleh direksi dan seluruh insan Pertamina yang turut serta membersihkan sampah.

Berapa banyak sampah yang berhasil dikumpulkan Nicke? Setelah ditimbang seluruh sampah yang berhasil dikumpulkannya sekitar 3 kilogram (kg) sampah. Sementara dari keseluruhan kegiatan bersih-bersih pantai yang dilakukan oleh jajaran Direksi dan para insan Pertamina, volume sampah yang terkumpul sebanyak 80 kg.

“Saya sangat senang karena tidak terlalu banyak sampah yang saya dapat, itu artinya pantai ini tidak terlalu kotor, kebersihannya senantiasa terjaga,” ucapnya usai memunguti sampah bekas bungkus makanan di pantai.

Sampah yang telah terkumpul kemudian ditimbang. Nicke Widyawati berhasil memungut sampah dari sepanjang panjang Pantai Kuta seberat 3 kg.

Komunitas Trash Hero Indonesia menilai kegiatan bersih-bersih pantai oleh Insan Pertamina sangat positif untuk mendorong masyarakat mengatasi masalah sampah di Bali. Trash Hero adalah salah satu LSM Internasional peduli lingkungan yang bermarkas di Swiss dan sebagian besar aktif di Asia Tenggara terutama di Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia, Myanmar, Kamboja, dan Filipina.

“Kami mengapreasiasi langkah keterlibatan Insan Pertamina ikut serta melakukan bersih-bersih pantai. Karena sampah memang menjadi masalah yang belum teratasi apalagi dengan status Bali sebagai kota tujuan wisatawan yang tentu saja ada sisi negatifnya dengan meningkatnya volume sampah baik yang dari laut maupun dari para pengunjung,” kata Ketua Komunitas Trash Hero Indonesia, Aksara.

Kegiatan bersih-bersih pantai di Bali, merupakan salah satu bentuk kepedulian Pertamina dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Pertamina kerap melakukan kegiatan bersih pantai di berbagai wilayah di Indonesia. Kegiatan lainnya yang dilakukan Pertamina terkait pelestarian lingkungan hidup antara lain penanaman mangrove, penanaman trembesi, konservasi alam dan hewan langka, sekolah tapal batas untuk pendidikan alam dan lain sebagainya. Bagi Pertamina, alam adalah sahabat sehingga tagline Pertamina Sobat Bumi senantiasa menjadi panduan dalam menjalankan bisnis yang berwawasan lingkungan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here