General Manager PLN Disjaya, M. Ihksan Assad, melepas para "Dilan dan Milea" untuk bertugas menyapa para pelanggan, Jum’at pagi (9/3).

Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya) menggelar kegiatan pemeriksaan meter listrik pelanggan melalui Program Dilan dan Milea. Tapi ini bukan tentang kisah sepasang remaja, melainkan kepanjangan dari Demi Integritas Layanan dan Meter Listrik Lebih Akurat.

Selain memeriksa meteran, Program Dilan dan Milea ini sekaligus untuk menyapa para pelanggan. Para petugas pun berangkat dengan berpasangan naik sepeda motor, mirip Dilan dan Milea di film.

“Kan Film Dilan 1990 sedang tren, jadi kita gunakan nama ini untuk melakukan pengecekan meter listrik di sektor bisnis, industri, dan rumah tangga,” katanya General Manager PLN Disjaya, M. Ihksan Assad, usai melepas para petugas program tersebut di halaman kantor PLN Disjaya, Jum’at pagi (9/3).

Menurut Ikhsan, pengecekan itu dilakukan karena meteran tersebut merupakan aset PLN. “Itu aset PLN yang dititip ke pelanggan. Kita ingin menimbulkan awarness pegawai PLN kita harus memeriksa dengan baik mencatat dengan akurat sehingga tidak ada kerugian pelanggan,” jelasnya.

“Jadi, 4,2 juta pelanggan di Jakarta kita ambil sampling hari ini dan besok 2.500 pelanggan,” ujarnya.

Ketika ditanya tentang adanya meteran ilegal, Ikhsan membenarkan hal itu masih ada. Meski begitu, paparnya, jumlah sudah tidak terlalu banyak, di bawah 5,4 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here