Rig offshore di Lapangan Bukit Tua yang dioperasikan Petronas Carigali Ketapang di perairan Madura, Jawa Timur.

Jakarta, Petrominer – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan Petronas Carigali Ketapang II Ltd. berhasil menyelesaikan proyek Lapangan Bukit Tua Phase-3 di blok Ketapang, Jawa Timur. Ini patut diacungi jempol. Pasalnya, pengembangan lapangan gas ini bisa selesai tepat waktu di tengah pandemi Covid-19.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto menyatakan proyek tersebut didesain untuk menambah produksi gas sebesar 31,5 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd) dan minyak 3.182 barel minyak per hari (BOPD). Proyek yang berlokasi di perairan Madura, Jawa Timur ini menyerap dana investasi sebesar US$ 15,1 juta.

“Pengembangan Bukit Tua Phase-3 merupakan proyek yang sangat penting mengingat tambahan produksi migas yang dihasilkan cukup besar dan akan sangat bermanfaat bagi konsumen khususnya di Jawa Timur,” ujar Dwi, Jum’at pagi (1/5).

Dia mengapresiasi keberhasilan Petronas dalam menyelesaikan proyek tepat waktu, ditengah pandemi Covid-19 dan kemerosotan harga minyak. Keberhasilan ini disebutnya sebagai buktu bahwa proyek hulu migas tidak akan terhenti meski dalam kondisi sulit seperti saat ini.

“Walaupun kondisi sangat sulit, harga minyak rendah dan pandemi Covid-19, kami sangat mengapresiasi kinerja dari Petronas yang tetap berkomitmen dalam mengawal keberhasilan proyek Bukit Tua Phase-3. Ini menjadi bukti bahwa proyek migas tidak akan berhenti walaupun dalam kondisi sulit seperti sekarang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah serta masyarakat setempat di tengah berkurangnya aktivitas ekonomi akibat Covid-19. Ini semakin menegaskan pentingnya hulu migas sebagai penggerak perekonomian nasional,” tegas Dwi.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Daerah yang memberikan kelonggaran dan dukungan bagi upaya mobilitas personil dan material di tengah upaya penanggulangan Covid-19.

“Dukungan yang diberikan semakin memperkuat keyakinan kami bahwa proyek hulu migas yang ditargetkan onstream di tahun 2020 dapat direalisasikan sesuai waktu yang telah ditetapkan,” ungkap Dwi yang juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero).

Proyek Bukit Tua Phase-3 merupakan proyek kelima yang telah onstream dari 11 proyek yang ditargetkan onstream oleh SKK Migas sampai akhir tahun 2020.

Sebelumnya, empat proyek migas juga telah onstream di kuartal I-2020, yaitu proyek Grati Pressure Lowering, pengembangan Lapangan gas Randugunting, pengembangan Lapangan gas Buntal-5, dan pembangunan Sembakung Power Plant. Keempat proyek ini memberikan tambahan produksi gas 80 MMscfd dan menghasilkan listrik 4 MegaWatt (MW).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here