PGN berkomitmen untuk terus memberikan layanan pelanggan sesuai standar kualitas yang telah berjalan menyusul kian meningkatnya penyebaran virus Corona (Covid-19) di Indonesia.

Jakarta, Petrominer – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) tetap berkomitmen untuk terus memberikan layanan pelanggan sesuai standar kualitas yang telah berjalan menyusul kian meningkatnya penyebaran virus Corona (Covid-19) di Indonesia. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini juga memastikan prosedur keselamatan operasi dipatuhi di seluruh lini bisnis perusahaan.

“Kami sangat prihatin dengan situasi saat ini, di mana sebaran virus Corona terus meluas. Meski demikian, sebagai sub-holding gas bumi, PGN memiliki protokol kerja yang dapat menjamin layanan kepada pelanggan tetap berjalan normal,” jelas Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama, dalam keterangan tertulis yang diterima Petrominer, Selasa (17/3).

Rachmat menuturkan, PGN saat ini melayani lebih dari 359.000 pelanggan dari berbagai segmen, mulai dari kelistrikan, pupuk, industri, UMKM, transportasi hingga rumah tangga. Dengan pengalaman pengelolaan infrastruktur dan pemanfaatan gas bumi lebih dari setengah abad, PGN telah menyiapkan prosedur tetap apabila terjadi hambatan dalam proses operasi perusahaan.

Seperti yang pernah terjadi, ketika jaringan gas bumi kepada pelanggan di Jakarta Timur mengalami kerusakan akhir tahun lalu. Dalam waktu singkat, tidak lebih dari 48 jam, pasokan gas dapat segera teratasi. Ketika itu PGN menyalurkan Compress Natural Gas (CNG) kepada 6.896 pelanggan rumah tangga di lima lokasi wilayah Jakarta Timur, di antaranya Metering Regulating Station (MRS) Rusun Klender, Perumnas Klender, Rawamangun, Pulomas dan Pulogadung.

“Kami telah siapkan mekanisme untuk mengatasi setiap hambatan dalam penyaluran gas kepada pelanggan. Kami berharap pelanggan PGN tetap tenang dalam situasi apapun, termasuk dalam mengantisipasi merebaknya wabah virus Corona ini,” tegasnya.

PGN juga memastikan bahwa proyek pembangunan infrastruktur yang sudah direncanakan akan tetap berjalan sesuai rencana. Tahun ini, PGN rencananya menambah jaringan pipa gas rumah tangga sebanyak 316.000 sambungan rumah tangga (SR) di 49 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Sementara untuk mendukung bertumbuhnya sektor industri di daerah, PGN juga sedang membangun proyek infrastruktur gas di Jawa Tengah, Jawa Timur dan beberapa daerah di Sumatera.

Menurut Rachmat, proyek infrastruktur gas bumi tahun ini ditargetkan bertambah sepanjang 453 km. Mayoritas pembangunan infrastruktur tersebut dialokasikan untuk mendukung pertumbuhan industri di daerah melalui pemanfaatan gas bumi. Sebagai energi baik, gas bumi telah terbukti lebih efisien, ramah lingkungan dan banyak diproduksi di dalam negeri.

“Tahun 2020, PGN akan membangun infrastruktur gas untuk industri dan rumah tangga sepanjang 453 km. Kami berharap penguatan infrastruktur ini akan semakin meningkatkan ketahanan energi Indonesia,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here