SPKLU di kantor Bank Mandiri.

Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) mengapresiasi upaya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. yang menghadirkan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di area kantor pusat Bank Mandiri. Ini merupakan wujud sinergi BUMN dalam rangka mempercepat pengembangan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN, Bob Saril, mengatakan bahwa percepatan pengguna kendaraan listrik di Indonesia perlu didukung dengan pembangunan infrastruktur pengisian ulang yang memadai.

“PLN terus berkomitmen untuk mengambil peran dalam mewujudkan akselerasi penyediaan infrastruktur pengisian ulang kendaraan listrik. Salah satunya dengan menghadirkan program partnership SPKLU,” ujar Bob saat mewakili Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, meresmikan SPKLU di Plaza Mandiri, Senin (10/11).

Menurutnya, PLN mengalokasikan dana Rp 120 miliar untuk pembangunan infrastruktur kelistrikan dalam mempercepat KBLBB tahun 2022 ini. Alokasi tersebut salah satunya untuk membangun 40 unit SPKLU Ultra Fast Charging di Bali guna mendukung perhelatan G20 pada bulan Oktober 2022 mendatang.

Tidak hanya itu, PLN juga membuka peluang yang seluas-luasnya bagi Badan Usaha untuk dapat berkolaborasi bersama menjadi partnership penyediaan SPKLU berbasis Sharing Economy Model. Seperti dalam penyediaan SPKLU di lingkungan Plaza Mandiri.

“Semoga melalui penyediaan SPKLU di lingkungan Plaza Mandiri ini mampu meningkatkan semangat transisi penggunaan energi ramah lingkungan melalui penggunaan kendaraan listrik,” katanya.

SPKLU pertama di area kantor Bank Mandiri ini terletak di lahan parkir Gedung Plaza Mandiri, Jl. Gatot Subroto kav.36-38, Jakarta Selatan. Ke depan, fasilitas serupa juga akan ditempatkan di beberapa kantor utama Bank Mandiri. Antara lain Menara Mandiri di Jl Jenderal Soedirman, Wisma Mandiri di Jl MH Thamrin, Graha Mandiri di Jl. P Diponegoro dan Sentra Mandiri di Jl RP Soeroso.

Pengisian listrik pada fasilitas ini akan memanfaatkan aplikasi PLN Mobile yang telah diperkenalkan PLN. Sementara proses pembayaran nantinya akan ditambahkan menggunakan QRIS Mandiri untuk memudahkan konsumen pemilik kendaraan bermotor berbasis baterai dalam mengontrol pengisian daya dan melakukan pembayaran.

Langkah ini akan melengkapi channel pembayaran Mandiri Virtual Account dan Mandiri Direct Debit yang telah tersedia sebelumnya di aplikasi PLN Mobile dalam pembayaran tagihan listrik dan non tagihan listrik konsumen.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Dukungan Institusi dan Kelembagaan Bank Mandiri, Rofan Hafas, mengatakan keberadaan SPKLU ini merupakan bagian dari rangkaian inisiatif Bank Mandiri dalam membentuk ekosistem Energi Terbarukan yang saling melengkapi, di mana Bank Mandiri telah memiliki beberapa mobil listrik sebagai kendaraan operasional.

Selain itu, Rofan berharap penempatan SPKLU tersebut bisa menjadi pemantik kebiasaan baru menggunakan kendaraan ramah lingkungan di lingkungan Bank Mandiri, ataupun nantinya di perusahaan BUMN lain, karena kemudahan akses pengisian bahan bakar.

“Kehadiran instalasi SPKLU ini diharapkan akan menjadi mata rantai ekosistem energi terbarukan yang tengah dikembangkan di Tanah Air. Pasalnya, ekosistem yang telah siap dan kondusif merupakan prasyarat utama keberhasilan gerakan bersama untuk mendorong masyarakat bergeser ke energi terbarukan,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here