
Jakarta, Petrominer – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) meraih Upstream Energy Transformation Award dalam ajang Dataiku Summit 2026 yang berlangsung di Jakarta, 17 September 2026 lalu. Penghargaan tersebut diberikan atas penerapan transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung efisiensi operasi dan kinerja hulu migas.
Vice President Information Technology PHR Triatmojo mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya PHR memanfaatkan teknologi digital dan AI untuk menghadapi tantangan industri hulu migas, dan meningkatkan produksi sekaligus memperkuat ketahanan operasional.
“PHR berkomitmen memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan guna mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Triatmojo dalam keterangan resmi yang diterima PETROMINER, Rabu (7/10).
Salah satu penerapannya adalah Digital Twin Pipeline, yang menggabungkan data historis dan real-time untuk memantau tekanan serta integritas jaringan pipa. Teknologi tersebut dapat mendeteksi pola anomali, seperti penurunan tekanan yang tidak wajar, potensi kebocoran, hambatan aliran akibat scaling atau wax deposition, hingga ketidakseimbangan operasi antar fasilitas.
PHR juga menerapkan Predictive Maintenance pada peralatan berputar (rotating equipment) dan fasilitas produksi. Sistem ini digunakan untuk mengenali pola kegagalan, memprediksi umur pakai peralatan, serta menentukan waktu pemeliharaan secara lebih tepat. Penerapan ini ditujukan untuk menekan unplanned shutdown, meningkatkan availability peralatan, mengoptimalkan biaya pemeliharaan, dan memperpanjang usia aset.
Digitalisasi juga diterapkan melalui Digital and Innovation Center (DICE), fasilitas pemantauan yang mengintegrasikan berbagai data operasional secara real time. DICE digunakan untuk memantau kegiatan pengeboran, lifting, inventaris aset, hingga proses produksi.
Bagi PHR, transformasi digital tidak sekadar penerapan teknologi, tetapi juga bagian dari upaya membangun budaya kerja berbasis data dan inovasi untuk menghadapi tantangan lapangan migas, termasuk penurunan produksi alamiah pada lapangan-lapangan mature.
Dataiku Summit 2026 mengangkat tema transformasi AI enterprise melalui kombinasi people, orchestration, dan governance untuk menghasilkan dampak bisnis yang terukur. Forum tersebut membahas berbagai implementasi AI lintas industri, termasuk AI Agents, tata kelola AI, dan strategi meningkatkan manfaat investasi teknologi.








Tinggalkan Balasan