
Jakarta, Petrominer – Shell Lubricants kembali menjadi pemasok pelumas global dengan penjualan terbesar di dunia untuk ke-20 kalinya. Pencapaian tersebut tercatat dalam laporan terbaru Kline & Company, “Global Lubricants: Market Analysis and Assessment,” yang mencakup pasar pelumas di berbagai negara, segmen, jenis produk, dan formulasi.
Dalam laporan tersebut, Shell mempertahankan posisi sebagai pemasok pelumas global terkemuka untuk pelumas dan cairan otomotif maupun industri. Shell juga masih menempati peringkat pertama pada tiga kategori utama yang dimonitor Kline, yakni otomotif konsumen (consumer automotive), otomotif komersial (commercial automotive), dan industri (industrial).
Global Executive Vice President Shell Lubricants, Jason Wong, mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan selama dua dekade dalam mengembangkan bisnis dan memenuhi kebutuhan pelanggan.
“Penghargaan yang kami terima ini bukan sekadar tentang mempertahankan posisi, tetapi tentang 20 tahun fokus yang konsisten untuk terus membangun momentum bagi bisnis dan para pelanggan kami. Penghargaan ini mencerminkan dedikasi tim kami selama dua dekade dalam menyediakan solusi pelumas dan cairan yang tepat untuk membantu mengelola gesekan dan panas, guna mendukung kebutuhan pelanggan kami di segmen otomotif konsumen, otomotif komersial, dan industri,” kata Jason dalam keterangan resmi yang diterima PETROMINER, Jum’at (25/9).
Menurutnya, selama 20 tahun terakhir, inovasi Shell telah digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan. Mulai dari pengendara sehari-hari, sektor industri, hingga mesin Formula 1.
“Selama 20 tahun terakhir, berbagai inovasi kami telah membantu meningkatkan kinerja pengendara sehari-hari, sektor-sektor industri yang vital, hingga mesin Formula 1. Kami bangga dapat mendukung kemajuan dunia melalui merek, teknologi, dan sumber daya manusia kami. Kini, fokus kami tertuju pada masa depan, memastikan kami terus memainkan peran terdepan dalam menyediakan solusi pelumas dan cairan untuk menjawab kebutuhan masa depan,” jelas Jason.
Di Indonesia, menurut President Director & Managing Director Lubricants Shell Indonesia, Andri Pratiwa, pencapaian tersebut turut mencerminkan perkembangan bisnis pelumas Shell yang telah memasuki dekade ketiga di Tanah Air.
“Pencapaian Shell Lubricants sebagai pemimpin pasar pelumas global ini juga merefleksikan komitmen kami untuk terus mengembangkan bisnis pelumas Shell yang telah memasuki dekade ketiga di Indonesia. Fondasi keberhasilan ini berakar pada kepercayaan pelanggan pelumas di berbagai sektor; mulai dari segmen kendaraan, transportasi komersial, hingga industri,” kata Andri.
Dia mengatakan, Shell didukung kapabilitas manufaktur melalui Pabrik Pelumas dan Pabrik Manufaktur Gemuk di Marunda, serta talenta Indonesia dan tim ahli Shell. Menurutnya, dukungan tersebut menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar pertumbuhan utama bisnis pelumas Shell secara global.
“Ke depan, kami akan terus berinovasi dengan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pasar domestik guna menghadirkan solusi serta layanan pelumasan bagi para pelanggan,” ujar Andri.
Sementara itu, VP of Energy Kline & Company, Annie Jarquin, mengatakan pasar pelumas telah mengalami perkembangan signifikan dalam dua dekade terakhir. Menurut dia, posisi Shell sebagai pemimpin pasar merupakan hasil dari konsistensi dan kemampuan beradaptasi perusahaan, sekaligus mempertahankan jangkauan globalnya.
“Pasar pelumas telah mengalami perkembangan yang signifikan selama dua dekade terakhir dan posisi Shell sebagai pemimpin pasar merupakan hasil dari kombinasi konsistensi dan kemampuan beradaptasi yang dimiliki perusahaan, sekaligus tetap mempertahankan jangkauan globalnya,” kata Annie.









Tinggalkan Balasan