
Prabumulih, Petrominer – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berkomitmen ikut mendorong penguatan kapasitas tenaga kerja lokal melalui pendekatan berbasis kompetensi. Tidak hanya membuka peluang kerja, namun Pertamina Drilling juga memastikan bahwa setiap individu yang direkrut telah melalui proses seleksi yang ketat.
Komunikasi dengan pemerintah daerah (pemda) menjadi bagian penting dalam memastikan proses rekrutmen berjalan akuntabel dan berbasis kompetensi. Sinergi ini untuk memastikan bahwa proses rekrutmen tidak hanya transparan, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan industri dengan tetap membuka ruang bagi putra daerah yang memiliki kompetensi.
Demikian disampaikan Manager Communication Relation & CID Pertamina Drilling, Meddenia Ayu Wulandari, usai bersilaturahmi dengan Walikota Prabumulih dan jajarannya bersama perwakilan Pertamina Drilliing, PT Patra Drilling Contractor (PDC) serta fungsi Relation dan Security Zona 4 Pertamina Hulu Rokan di kantor Walikota Prabumulih, Senin (21/4).
Meddenia menjelaskan, melalui kolaborasi bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Prabumulih, perusahaan menghadirkan proses rekrutmen tenaga kerja yang terbuka, transparan, dan berbasis kompetensi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis untuk memberi ruang lebih luas bagi masyarakat agar mampu bersaing dan berkontribusi di industri energi, khususnya sektor pengeboran migas yang menuntut keahlian dan profesionalisme tinggi.
“Pertamina Drilling secara aktif mendorong generasi muda Prabumulih untuk terus meningkatkan kapasitas diri, baik melalui pelatihan maupun pengembangan keterampilan. Harapannya, para pemuda tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki daya saing yang kuat sesuai dengan kebutuhan industri migas saat ini,” paparnya.
Dukungan Pemda
Dalam pertemuan tersebut, ungkap Meddenia, Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah yang telah dilakukan Pertamina Drilling dan PDC. Walikota juga mengapresiasi dan mendukung pelaksanaan rekrutmen yang dilakukan secara prosedural dan transparan, serta melibatkan Disnaker sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
“Ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia industri dapat memberikan peluang nyata bagi masyarakat,” ujar Walikota Prabumulih.
Melalui sinergi yang berkelanjutan, Walikota berharap proses rekrutmen yang transparan dan berbasis kompetensi dapat terus memberikan dampak positif, tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi masyarakat Prabumulih secara luas.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Prabumulih, Sanjay Yunus Ali. Upaya kolektif ini dinilai penting untuk menjawab tantangan dunia kerja yang semakin dinamis, sekaligus memastikan bahwa generasi muda daerah dapat berperan aktif serta menjadi pelaku utama dalam pembangunan.
Menurut Sanjay, keterlibatan Pertamina Drilling dalam proses ini menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam membuka jalan bagi talenta lokal untuk berkembang dan berkarier di sektor strategis. Pendekatan pelatihan yang terintegrasi dengan kebutuhan industri menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal.
“Pelatihan kami rancang berbasis kebutuhan dunia kerja. Selain itu, proses seleksi dilakukan secara transparan dan objektif, sehingga yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri,” katanya.
Melalui kolaborasi ini, Pertamina Drilling dan Disnaker Prabumulih juga mengajak seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah, dunia usaha, maupun lembaga pendidikan serta masyarakat untuk bersama-sama membangun ekosistem pengembangan kompetensi pemuda. Dengan pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan, diharapkan semakin banyak pemuda Prabumulih yang siap melangkah, berdaya saing, dan berkontribusi bagi kemajuan industri nasional.
Lolos Seleksi
Salah satu kisah inspiratif datang dari Rachmad Rian Tipallah, yang berasal dari Desa Gunung Ibul, Prabumulih. Pemuda ini berhasil bergabung dengan Pertamina Drilling, setelah sebelumnya mengikuti pelatihan yang difasilitasi oleh Disnaker Prabumulih.
Dia mengaku pelatihan yang diikutinya sangat membantu dalam memahami standar kerja di industri serta meningkatkan kepercayaan diri saat mengikuti proses seleksi. Berbekal ilmu yang didapat, Rachmad pun berhasil lolos dalam proses seleksi yang berlangsung kompetitif dan transparan.
“Prosesnya terbuka dan adil. Semua peserta punya kesempatan yang sama, yang menentukan adalah kemampuan dan kesiapan kita,” ungkapnya.







