
Jakarta, Petrominer – PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU) meresmikan Pusat Pelatihan (Training Center) terintegrasi di Depok, Jawa Barat, dan Pusat Tes (Test Center) di Jakarta, Rabu ((15/4). Inisiatif ini merupakan respons terhadap tantangan kesiapan tenaga kerja di Indonesia, dengan tujuan membekali peserta melalui pelatihan yang selaras dengan kebutuhan industri, sertifikasi kompetensi, serta akses ke peluang kerja internasional.
Chief Executive Officer BIRU, Kanya Stira Sjahrir, mengatakan kedua fasilitas pelatihan itu merupakan bagian dari upaya BIRU untuk memperluas akses terhadap pendidikan vokasi yang berkualitas serta memperkuat jalur menuju pekerjaan yang layak. Hal ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan Nomor 4 (Pendidikan Berkualitas) dan Nomor 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).
“Ekosistem pelatihan dan sertifikasi terintegrasi ini dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara pelatihan dan kebutuhan industri, memperkuat kesiapan kerja, serta membuka akses yang lebih luas terhadap peluang kerja, termasuk di pasar internasional seperti Jepang,” ungkap Kanya dalam siaran pers yang diiterima PETROMINER, Jum’at (17/4).
BIRU adalah anak perusahaan dan social impact arm dari PT BUMA Internasional Grup Tbk yang berfokus pada pendidikan dan pelatihan vokasi. Peresmian ini menandai tonggak penting dalam perjalanan BIRU untuk memperkuat kesiapan kerja, sekaligus memperluas akses terhadap lapangan kerja melalui pendidikan vokasi dan pengembangan keterampilan.
Direktur BUMA International Group, Iwan Fuad Salim, mengatakan, peresmian BIRU Training Center dan Test Center mencerminkan komitmen jangka panjang Grup dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan, dengan pengembangan sumber daya manusia sebagai inti utamanya.
“Melalui BIRU, kami berupaya turut menjawab tantangan yang dihadapi generasi muda yang tidak sedang bersekolah, bekerja, maupun mengikuti pelatihan, dengan memperkuat keterkaitan antara pelatihan dan dunia kerja, sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap peluang kerja bagi talenta Indonesia,” jelas Iwan.
Salah satu contoh dari pendekatan ini adalah program Japan Building Cleaning BIRU, yang mendukung penempatan tenaga kerja melalui skema Pekerja Berketerampilan Spesifik/Specified Skilled Worker (SSW/Tokutei Ginou) di Jepang. Skema ini dirancang untuk membantu menjawab kebutuhan tenaga kerja di sektor-sektor yang terus mengalami kekurangan tenaga kerja, termasuk bidang pengelolaan kebersihan gedung.







