Jakarta, Petrominer — PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menegaskan kinerjanya sebagai pelaku industri hulu migas yang konsisten mendorong terobosan berbasis teknologi dan efisiensi operasional. Tiga karya inovasi Perwira Mutu PHR berhasil meraih medali serta penghargaan khusus di ajang Seoul International Invention Fair (SIIF) 2025, yang digelar di Seoul, Korea Selatan, 3-6 Desember 2025.
Ketiga penghargaan tersebut diraih gugus tugas PC Prove (PCP) Victory Choke, gugus tugas RT Prove [Masih] Pompa Besar, dan PC Prove (PCP) e-Mars. Inovasi-inovasi tersebut dikembangkan tanpa investasi tambahan dan tercatat sukses menambah produksi minyak.
“Penghargaan internasional ini menunjukkan bahwa inovasi Perwira Mutu PHR mampu bersaing di tingkat global dan berkontribusi nyata bagi peningkatan kinerja operasi dan ketahanan energi,” ungkap Direktur Utama Pertamina Hulu Rokan Regional 1, Muhamad Arifin, dalam siaran pers yang diterima PETROMINER, Kamis (11/12).
Menurut Arifin, apresiasi ini juga ditujukan kepada seluruh Manajemen Subholding Upstream dan Regional yang selalu mengarahkan dan mendukung para Perwira Mutu sehingga Delegasi CIP mampu unjuk gigi dan membawa harum nama Pertamina di kancah Internasional dengan inovasi-inovasinya yang luar biasa.
Dia berharap momen ini dapat dapat menjadi motivasi bagi seluruh insan perusahaan agar menghadirkan terobosan berkualitas serta berdaya saing. PHR akan terus memperkuat kultur inovasi melalui pemanfaatan teknologi, digitalisasi, dan pengembangan kompetensi Perwira Mutu.
“Langkah ini sejalan dengan upaya Subholding Upstream dalam memastikan operasi migas yang unggul, efisien, dan berkelanjutan untuk mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Arifin.
Gugus tugas PC Prove (PCP) Victory Choke dengan judul inovasi “Optimasi Produksi Minyak dari Lapisan LQR dengan Metode Smart-VC” mendapatkan Medali Emas, special award National Research & Council of Thailand, serta Special Prize Korea Institute of Patient Information.
Inovasi Ventury Choke (VC) untuk mengoptimalkan produksi minyak dari Lower Quality Reservoir (LQR). Ini merupakan lapisan reservoir minyak dengan tekanan atau permeabilitas rendah yang biasanya sulit dioptimalkan. Inovasi ini memanfaatkan energi High Quality Reservoir (HQR) melalui downhole Venturi Choke. Penerapannya pada 28 sumur menghasilkan tambahan produksi sekitar 1.100 BOPD.
Gugus tugas RT Prove [Masih] Pompa Besar dengan inovasi i-TERM meraih Medali Emas, Special Award Malaysia Association Researches & Scientist (MARS) serta Special Prize Taipei Mission in Korea (Education Division).
i-TERM adalah Solusi digital berbasis Advance Reservoir Management, atau Sistem digital untuk mengelola reservoir secara lebih cepat dan akurat, membantu memilih sumur yang paling potensial untuk peningkatan produksi. Inovasi ini mempercepat proses pemilihan sumur untuk peningkatan produksi hingga 10 kali lebih cepat, dengan tingkat keberhasilan 93 persen dan peningkatan perolehan minyak hingga tiga kali lipat. Inovasi ini dikembangkan tanpa investasi tambahan.
Terakhir, PC Prove (PCP) e-Mars meraih Medali Perak, serta Special Award National Research & Council of Thailand (NCRT).
e-MARS merupakan Teknologi AI-Driven Advanced Petrotechnical, yaitu teknologi berbasis kecerdasan buatan yang digunakan untuk mempercepat analisis teknis di bidang perminyakan. Inovasi ini mempercepat dan mengotomatiskan proses reaktivasi ‘sumur tidur’ (sumur minyak yang sudah lama tidak berproduksi, biasanya karena kendala teknis atau ekonomis).
e-MARS bekerja sekitar 17.000 kali lebih cepat dibandingkan metode manual, sekaligus meningkatkan produksi minyak dari teknologi baru (oil gain). Ini merupakan tingkat keberhasilan sebuah metode/teknologi dalam mencapai target produksi (success ratio) tanpa biaya investasi









Tinggalkan Balasan