Jakarta, Petrominer – PT PLN (Persero) mulai mengoperasikan GIS (Gas Insulated Switchgear) New Pulogadung dengan kapasitas 6×60 mega volt ampere (MVA) dan 6 Transmission Bays. Gardu induk yang menggunakan isolasi gas ini untuk menggantikan gardu induk konvensional yang sudah berumur tua dan teknologi lama.
Beroperasinya GIS baru ini menandakan telah selesainya seluruh rangkaian migrasi dari GI konvensional (AIS) yang telah berumur 38 Tahun dan secara teknologi mengalami ketertinggalan. Peralihan ini tanpa melakukan perbaikan, yang tentunya lebih mudah dan modern dengan pengendaliannya secara otomatis atau Substation Automatic System (SAS).
“Pengoperasian GIS baru ini akan memperkuat penyaluran energi listrik di sisi timur wilayah Jakarta untuk menggaransi terciptanya pertumbuhan kelistrikan di Wilayah DKI Jakarta yang terus meningkat dan berkelanjutan,” ujar Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat, Haryanto WS, usai meresmikan GIS New Pulogadung, Rabu (20/9).
Selain Jakarta, menurut Haryanto, dengan ketersediaan pasokan energi yang cukup, daerah Kotamadya Bekasi dan wilayah industri di sekitarnya diyakini akan mendapatkan pasokan listrik yang cukup dan diharapkan dapat memacu pertumbuhan perekonomian di sekitar lokasi tersebut.
GI baru ini berlokasi di di Jln Raya Bekasi, KM 21, Rawa Terate, Pulogadung, Jakarta Timur. GI jenis ini berisolasi SF6 (Sulfur HexaFlouride). GIS merupakan bentuk pengembangan dari gardu induk konvensional, yang mana GIS jenis ini pada umumnya dibangun di daerah perkotaan atau padat pemukiman yang sulit untuk mendapatkan lahan.
Haryanto menjelaskan, keunggulan GIS juga berasal dari segi estetika dan arsitektural, karena bangunan bisa didesain sesuai kondisi disekitarnya. Jadi, jenis infrastruktur ketenagalistrikan yang satu ini bisa dipasang di daerah pemukiman penduduk, tanpa merusak keindahan lingkungan sekitarnya.
Jenis GI ini hampir semua komponennya (switchgear, busbar, isolator, komponen kontrol, komponen kendali, cubicle, dan lain-lain) dipasang di dalam gedung. Kecuali transformator daya, yang pada umumnya memang dipasang di luar gedung.
Nilai investasi GIS New Pulogadung bisa dilihat dari nilai kontraknya Rp 109.378.071.044. Dananya berasal dari anggaran PLN. GI baru ini dikerjakan oleh konsorsium PT General Eleectric dan PT Pencie Indonesia di bawah Penanggung Jawab PLN Transmisi Jawa Bagian Barat. Pekerjaan dimulai sejak tahun 2016 dan telah energize secara bertahap pada April 2017.









Tinggalkan Balasan