Jakarta, Petrominer — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan kembali merotasi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Kementerian ESDM. Kali ini, Jonan melantik dan mengambil sumpah lima orang Pejabat.
“Pelantikan dan pengambilan sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hari ini lebih kepada rotasi saja. Saya menginginkan regenerasi kepemimpinan di Kementerian ESDM yang makin lama makin baik dan mendorong pengembangan potensi bagi pejabat usia muda untuk dapat naik menjadi Eselon I,” ujar Jonan usai melantik kelima pejabat baru itu, Senin pagi (5/6).
Kelima pejabat baru itu terdiri dari 1 orang pejabat pada Direktorat Jenderal Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), 2 orang pada Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba), 1 orang pada Inspektorat Jenderal (Itjen), dan 1 orang pada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
“Tugas saya memang berusaha bagaimana terutama yang usianya muda masih 50, masih bisa naik, sebelum 58 kalau bisa naik Eselon I,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Jonan secara khusus berpesan kepada Direktur Bahan Bakar Minyak pada BPH Migas yang baru dilantik untuk mensukseskan program Pemerintah BBM Satu Harga. Program ini ditegaskan sebagai program yang penting dan pelaksanaannya tidak boleh gagal.
“Saya minta tugasnya cuma satu, yang ini tidak boleh gagal. Penerapan BBM satu harga di seluruh nusantara ini penting sekali. Bisa nggak bisa, harus bisa. Tentunya kalau penerapan BBM satu harga itu termasuk (juga) pengawasan,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Menteri ESDM juga menyinggung soal implementasi subsidi LPG tepat sasaran (menggunakan kartu untuk rumah tangga yang berhak), amandemen Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dan Kontrak Karya (KK), serta proses Clear and Clean (CnC) perusahaan tambang agar semua dapat terselesaikan tahun ini.










Tinggalkan Balasan