Cilegon, Petrominer – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk berhasil memperoleh Sertifikat ISO 50001:2018 dalam hal Manajemen Energi dari PT Sucofindo Indonesia. Penerimaan sertifikat ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Krakatau Steel untuk terus meningkatkan efisiensi energi, mengurangi emisi, dan memastikan keberlanjutan operasional.
“Penghargaan ini merupakan satu-satunya dan yang pertama diberikan di Kota Cilegon,” ungkap Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, Rabu (18/6).
Sertifikat ISO tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Cabang Sucofindo Cilegon, Iyus D. Purnama, Senin (16/6). Diterima oleh VP of Research & Technology, Fathurrahmi Dasril, dan VP of Operation Excellence, Tumpal H Simatupang, yang mewakili Manajemen, serta Tim Sistem Manajemen Energi.
Akbar menjelaskan, ISO 50001:2018 merupakan standar internasional yang berfokus pada sistem manajemen energi dan pengelolaan sumber daya yang optimal sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2023. Hal ini sejalan dengan visi Krakatau Steel untuk menjadi perusahaan baja yang kompetitif, menguntungkan, dan terpercaya, serta mendukung semangat “Committed to Transform” dalam mewujudkan transformasi berkelanjutan,.
Menurutnya, di tengah tantangan industri baja global yang semakin kompleks dan dinamis, pengelolaan energi yang efisien bukan lagi sebuah opsi, melainkan suatu keharusan. Kenaikan harga energi, yang menjadi komponen biaya operasional terbesar kedua setelah bahan baku, ditambah kondisi overcapacity global yang menyebabkan masuknya baja murah ke pasar domestik, semakin mempertegas urgensinya.
Krakatau Steel dan Group terus berkomitmen menerapkan praktik bisnis berkelanjutan melalui sistem manajemen yang terintegrasi. BUMN ini juga siap melangkah lebih jauh dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan di seluruh proses bisnis, memperkuat kontribusi perusahaan bagi industri nasional, serta meningkatkan daya saing di tingkat global.
“Perolehan sertifikat ini bukan sekadar bentuk pengakuan formal, tetapi merupakan tonggak penting dalam perjalanan Krakatau Steel untuk terus meningkatkan efisiensi energi, mengurangi emisi, dan memastikan keberlanjutan operasional,” ujar Akbar.








Tinggalkan Balasan