,

150 SPBU Siap Dipasang Dispenser Gas

Posted by

Jakarta, Petrominer — Sebanyak 150 Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) telah dinyatakan layak dan siap untuk dipasangi dispenser gas. Pemasangan satu dispenser gas di masing-masing SPBU ini ditargetkan selesai tahun 2019 mendatang.

Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengidentifikasi 150 SPBU yang layak dan siap untuk dipasangi dispenser gas. Ini bagian dari implementasi Peraturan Menteri ESDM Nomor 25 Tahun 2017 untuk mempercepat konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) di sektor transportasi melalui penggunaan CNG (Compressed Natural Gas) sebagai bahan bakar pengganti bensin dan solar.

“Kita sudah identifikasi ada 150 SPBU di berbagai wilayah yang sudah ada infrastruktur gasnya dan ukuran SPBU-nya juga layak untuk dipasang dispenser gas. Target tahunnya sampai 2019,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja, Selasa (25/4).

Wiratmaja menjelaskan, road map untuk pelaksanaan Permen ESDM 25/2017 yang berisi lokasi penempatan dispenser gas di SPBU telah selesai dibuat. Road map tersebut ditetapkan langsung oleh Menteri ESDM. Berdasarkan road map itu, ada 150 SPBU yang dinilai layak dan siap untuk dilengkapi dengan dispenser gas dan ditargetkan selesai hingga tahun 2019.

Pelaksanaan aturan ini akan dilakukan secara bertahap dan diprioritaskan akan dilakukan di daerah-daerah yang telah tersedia infrastruktur gas. “Permen ini akan bertahap implementasinya. Jika suatu daerah mana sudah ada infrastruktur gas, jaringan pipa dan fasilitas, disitulah nanti implementasinya dilakukan,” paparnya.

Sebaran 150 SPBU yang siap dipasangi dispenser gas sesuai road map terletak di Pulau Jawa. Dengan rincian, 42 unit di DKI Jakarta, 20 unit di Provinsi Banten, 34 unit di Jawa Barat, 31 unit di Jawa Tengah dan 23 unit di Jawa Timur. Di tiap-tiap SPBU, juga tercantum target pemasangan dispenser bahan bakar gas dan juga perkiraan kapasitas.

Dengan tambahan 150 SPBU siap dipasangi dispenser gas, diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat dalam menggunakan gas sebagai energi alternatif yang murah dan ramah lingkungan. Masyarakat bisa punya pilihan menggunakan gas sebagai bahan bakar pengganti bensin untuk transportasi. Dengan harga yang murah, diharapkan banyak masyarakat yang beralih ke BBG.

“Tambahan 150 SPBU, dari 68 SPBG sekarang, ditambah lagi 150 (fasilitas dispenser gas) yang ada di SPBU, kita harapkan fasilitas SPBG ini sudah banyak sehingga masyarakat bisa punya pilihan menggunakan gas yang harganya cuma Rp 3.100 per liter ekivalen pertamax,” jelas Wiratmaja.

Roadmap pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *