, ,

Ini Peran Pemimpin dalam Menjamin Keselamatan Pekerja

Posted by

Depok, Petrominer –  Direktur Utama PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), Avep Disasmita, kembali mengingatkan bahwa keselamatan kerja bukan hanya soal prosedur. Namun bagaimana seorang pemimpin mampu membentuk budaya kerja yang mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama.

Hal itu disampaikan Avep ketika tampil sebagai narasumber dalam kuliah umum yang diselenggarakan oleh Program Studi Sarjana Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI). Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah “Kepemimpinan dalam K3” yang berlangsung di Gedung G FKM UI, Depok, Jawa Barat, Selasa (3/6).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pertamina Drilling dalam memberikan pembelajaran berbasis pengalaman nyata guna memperkaya wawasan dan kesiapan mahasiswa dalam kesiapannya membangun karier di bidang keselamatan dan kesehatan kerja ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Avep membagikan pengalaman serta wawasan praktisnya terkait safety leadership atau kepemimpinan dalam aspek keselamatan kerja, khususnya di sektor pengeboran migas (drilling) yang dikenal memiliki risiko tinggi. Berbagai studi kasus dan praktik terbaik (best practices) dari Pertamina Drilling turut dibagikan kepada mahasiswa, sebagai bentuk pembelajaran langsung dari dunia industri.

Menurutnya, dalam lingkungan kerja seperti di industri pengeboran, peran pemimpin sangat krusial dalam menanamkan kesadaran risiko. Pemimpin juga harus bisa memastikan bahwa seluruh tim bekerja dengan standar keselamatan tertinggi.

“Keselamatan kerja bukan hanya soal prosedur, tapi bagaimana seorang pemimpin mampu membentuk budaya kerja yang mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama,” tegas Avep.

Antusias Mahasiswa

Kuliah umum ini mendapat sambutan antusias dari para mahasiswa. Mereka pun aktif bertanya dan berdiskusi mengenai tantangan serta implementasi kepemimpinan K3 di lapangan.

Prof. Fatma Lestari, salah satu dosen penanggung jawab mata kuliah, serta jajaran manajemen FKM UI menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kontribusi Avep.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara akademisi dan praktisi untuk mencetak lulusan K3 yang tidak hanya paham teori, tetapi juga siap menghadapi tantangan nyata di dunia kerja,” ujar Prof. Fatma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *