Jakarta, Petrominer – PT United Tractors Tbk (UT) memiliki komitmen dalam mendukung energi hijau dan berkelanjutan sebagai langkah konkrit dalam menjaga lingkungan. Salah satunya adalah dengan mendapatkan Renewable Energy Certificate (REC) dari PT PLN (Persero).
Menurut Head of Corporate Governance and Sustainability Division, Sara K. Loebis, pada tahap pertama ini, UT menargetkan bisa mendapatkan REC di 15 titik kantor cabang usahanya. Aksi korporasi ini diharapkan bisa mengurangi emisi gas rumah kaca atau Greenhouse Gas (GHG) Reduction mencapai 3.582 ton CO2 eq.
“Hal ini merupakan salah satu strategi transisi korporasi di bidang energi,” ujar Sara, Rabu (14/6).
Dalam rangka mencapai target tersebut, UT telah melakukan kerja sama dengan PLN sejak Juni 2022 lalu terkait REC di kawasan Pusat Pengembangan Industri (PPI) Cakung untuk lima tahun yang akan datang. Langkah nyata yang UT lakukan ini untuk mendukung hadirnya transisi energi terbarukan sebagai langkah menuju net zero emission tahun 2060.
Cabang pertama yang mendapatkan sertifikat REC adalah UT cabang Surabaya sebanyak 200-unit yang diberikan oleh PLN UP3 Surabaya sejak 19 Mei 2023 lalu. Penggunaan energi listrik di kantor UT cabang Surabaya berasal dari hasil produksi pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Kamojang, Jawa Barat.
Selanjutnya adalah UT cabang Semarang sejak 29 Mei 2023. Jumlah REC yang diambil sebanyak 177-unit dari PLTA Bakaru, sebuah pembangkit listrik tenaga air di Desa Bakaru, Sumatera Utara. PLTA Bakaru dalam menghasilkan energi listrik menggunakan aliran air dari sungai Bakaru.
Cabang lainnya yang baru saja menerima sertifikat REC yaitu Cabang Balikpapan dengan jumlah 633-unit dari PLTA Bakaru.
Penyerahan sertifikatnya diberikan secara langsung oleh PLN UP3 Balikpapan kepada perwakilan UT Cabang Balikpapan. Rabu (7/6). Cabang Makassar menerima sertifikat REC 252-unit dari PLTA Bakaru. Penyerahan sertifikat diberikan oleh PLN UP3 Makassar, Rabu (7/6).
“Selain melakukan kerja sama dengan PLN, UT telah hadir dengan membawa dan menerapkan pendekatan teknologi terdepan dan ramah lingkungan melalui produk, layanan, dan proses bisnis untuk memberikan penciptaan nilai tambah yang berkelanjutan bagi kepentingan seluruh bangsa. Hal ini adalah bentuk konsistensi perusahaan dalam perjalanan bisnis yang berkelanjutan,” ungkap Sara.









Tinggalkan Balasan