Jakarta, Petrominer – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen untuk terus meningkatkan daya saing industri information and communication technology (ICT). Apalagi, industri ICT berperan penting dalam mendukung aktivitas sektor lainnya dalam rangka mempercepat transformasi digital.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan Kemenperin adalah memfasilitasi promosi kemampuan produk, jasa dan teknologi dari industri ICT dalam negeri di ajang pameran tingkat internasional seperti Communic Asia 2023 di Singapura. Ini juga menjadi bagian dari upaya memacu pengembangan industri ICT nasional.
“Ajang Communic Asia 2023 ini dioptimalkan untuk mempromosikan kemampuan industri ICT nasional dan menginisiasi keterhubungan industri ICT nasional dengan global supply chain,” ujar Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Taufiek Bawazier di Jakarta, Senin (12/6).
Di Communic Asia 2023, ungkap Taufiek, Kemenperin telah memfasilitasi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Integrasia Utama dengan Mentdrive Tech, perusahaan dari Rumania yang bergerak di bidang IT dengan produk dan solusi bagi proses pemeliharaan digitalisasi.
Nota Kesepahaman tersebut diteken oleh Managing Director Integrasia Utama, Bayu Yasa Wedha, dan CEO Mentdrive Tech, Lucian Ciot. MoU ini berfokus pada pelaksanaan kerja sama pengembangan ekosistem OneSpirit yang dikembangkan oleh Integrasia Utama, perusahaan berbasis geospasial dan IoT yang menawarkan layanan utama ke berbagai industri dan sektor sejak tahun 2001.
Menurut Taufiek, kesepakatan yang terjadi pada perhelatan Communic Asia 2023 menunjukan minat besar dari Co-Exhibitor industri ICT dalam negeri untuk menjalin kerja sama dengan mitra strategis dalam upaya pengembangan bisnis dan daya saing.
“Kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyatakan komitmennya dalam penguatan keterhubungan industri nasional dengan jejaring rantai pasok global. Hal ini tentunya akan mengakselerasi peningkatan daya saing industri dan pertumbuhan ekonomi nasional,” paparnya.
Selain memfasilitasi kemitraan tersebut, Kemenperin juga memacu daya saing industri ICT nasional melalui pemberian kebijakan fiskal. Kebijakan fiskal yang ditawarkan, antara lain fasilitas tax holiday, tax allowance, dan super tax deduction.








Tinggalkan Balasan