Jakarta, Petrominer – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah menetapkan Harga Minyak Mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) bulan Mei 2023 sebesar US$ 70,12 per barel. Angka ini turun sebesar US$ 9,22 per barel dari US$ 79,34 per barel pada April 2023.
Menurut Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi, harga rata-rata minyak mentah dunia juga mengalami penurunan. Hal ini disebabkan kekhawatiran pasar atas perekonomian dunia akibat inflasi, tingginya suku bunga, dan utang Amerika Serikat yang dapat menyebabkan resesi global dan menurunkan permintaan minyak.
“Kondisi tersebut juga memicu penurunan margin kilang secara global pada kuartal 2 tahun 2023. Selain itu, ekspor minyak Rusia pasca invasi mencapai rekor tertinggi pada bulan April 2023 hingga mencapai 8,3 juta barel per hari, termasuk rencana ekspor Rusia ke China akan meningkat di kisaran 40 persen pada tahun 2023,” ujar Agung, Kamis (8/6).
Faktor lain yang menyebabkan penurunan harga minyak mentah adalah laporan Platts pada bulan Mei 2023 yang menyampaikan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak mentah dunia tahun 2023 direvisi turun 0,17 juta barel per hari, dibandingkan proyeksi bulan sebelumnya.
“Untuk kawasan Asia Pasifik, penurunan harga minyak mentah selain disebabkan oleh faktor-faktor tersebut di atas juga dipengaruhi oleh Crude throughput China mengalami titik terendah dalam empat bulan terakhir, di mana kilang offline mencapai 1,2 juta barel per hari. Impor China bulan April 2023 turun 16,2 persen menjadi 10,36 juta barel per hari dibandingkan Maret 2023,” jelas Agung.
Faktor lain yang menyebabkan penurunan harga minyak mentah di kawasan Asia Pasifik, adalah Manufacturing Purchasing Manager Index China di bulan April 2023 turun menjadi 49,2, dibandingkan Maret 2023 sebesar 51,9. Kemudian penurunan impor Korea hingga 2,6 juta barel per hari pada bulan April 2023.
“Di samping itu, juga terdapat penurunan permintaan minyak di Jepang sepanjang bulan Mei 2023, yang dipicu oleh beberapa kilang mengalami shutdown,” ungkapnya.
Berikut perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama bulan Mei 2023 dibandingkan bulan April 2023:
- Dated Brent turun US$ 9,38 per barel dari US$ 84,94 per barel menjadi US$ 75,55 per barel.
- WTI (Nymex) turun US$ 7,82 per barel dari US$ 79,44 per barel menjadi US$ 71,62 per barel.
- Brent (ICE) turun US$ 7,67 per barel dari US$ 83,37 per barel menjadi US$ 75,69 per barel.
- Basket OPEC turun US$ 8,19 per barel dari US$ 84,13 per barel menjadi US$ 75,94 per barel.









Tinggalkan Balasan