Jambi, Petrominer – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) c.q Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) meresmikan aktivasi jaringan gas bumi untuk rumah tangga (jargas) di Tanjung Jabung Barat, Jambi. Jargas yang dibangun dengan dana APBN tahun 2022 ini akan melayani 3.405 sambungan rumah (SR).
Menurut Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, Laode Sulaeman, pasokan gas untuk jargas ini berasal dari Wilayah Kerja Petrochina International Jabung, dengan volume alokasi gas sebesar 0,2 MMSCFD.
Acara peresmian jargas diselenggarakan, Selasa (7/2). Dihadiri Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Hairan, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Suprayogi Syaiful, perwakilan PGN Palembang dan pejabat terkait lainnya.
Dalam kesempatan itu, Laode mengapresiasi Pemda dan masyarakat Tanjung Jabung Barat atas dukungan dan bantuannya mengamankan dan memelihara infrastruktur jargas tersebut. Dengan begitu, manfaat gas bumi melalui pipa khususnya untuk sektor rumah tangga sebagai bahan bakar yang murah, nyaman, ramah lingkungan dan aman dapat terwujud dengan baik.
Tujuan program jargas adalah memberikan akses energi kepada masyarakat, memberikan dampak positif kepada masyarakat melalui penghematan pengeluaran biaya bahan bakar gas bumi, membantu ekonomi masyarakat menuju ekonomi masyarakat mandiri dan ramah lingkungan dan mengurangi beban subsidi BBM dan/atau LPG pada sektor rumah tangga.
“Program pembangunan jargas adalah salah satu Program Strategis Nasional (PSN) yang mendukung diversifikasi energi. Program ini dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan potensi gas bumi melalui pipa untuk sektor rumah tangga dengan menggunakan dana APBN. Pengoperasian dan pengembangannya ditugaskan kepada BUMN sebagai pihak yang memiliki tugas fungsi, kemampuan teknis, pengalaman dalam menyelenggarakan kegiatan penyediaan dan pendistribusian gas bumi,” jelas Laode.
Menurutnya, Pemerintah melalui pembiayaan APBN telah melaksanakan pembangunan jargas sejak tahun 2009 dan hingga tahun 2022. Sebanyak 703.308 SR pun telah terbangun, yang terdistribusi di 17 provinsi, 64 kabupaten/kota.
Bupati Tanjung Jabung Barat mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM atas telaksananya pembangunan jargas. Dia berharap agar pembangunan dilanjutkan kembali karena masih banyak warganya yang belum mendapatkan fasilitas tersebut.
“Masyarakat Tanjung Jabung Barat sangat antusias menggunakan jargas karena menghemat biaya bahan bakar dibandingkan menggunakan LPG 3 kg,” ungkap Anwar.








Tinggalkan Balasan