Jakarta, Petrominer – “Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un. Telah berpulang ke Rahmatullah pada hari Selasa, 20 Desember 2022 pukul 16.25 WIB di Jakarta pada usia 99 tahun, PROF. DR. Subroto, Pendiri dan Ketua BIMASENA, Masyarakat Pertambangan dan Energi.”
Demikian info duka yang diterima PETROMINER, Selasa sore (20/12). Sejak sebulan lalu, mantan Menteri Pertambangan dan Energi ini sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit dan dirawat di kediaman (home care) dengan dibantu perawat medis dan kunjungan dokter secara berkala.
Malam ini, jenazah disemayamkan di Bimasena, Jalan Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Rabu pagi, jenazah disemayamkan di Kementerian ESDM untuk mendapat penghormatan terakhir, sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu siang (21/12).

Raden Soebroto dilahirkan pada tanggal 19 September 1923 di Kampung Sewu, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Dia adalah anak ketujuh dari delapan bersaudara dari pasangan Martosuwignyo dan ibu Sindurejo.
Prof. DR. Subroto menjabat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi hampir selama 10 tahun, yakni 29 Maret 1978 s/d 21 Maret 1988. Pada periode 31 Oktober 1984–9 Desember 1985, dia terpilih menjadi Presiden Konferensi OPEC. Pada tahun 1988, mendapat kepercayaan menjadi Sekretaris Jenderal Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang berkedudukan di Wina, Austria.
Riwayat pendidikan:
- Sarjana Muda Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta (1955)
- Master of Arts Universitas McGill, Montreal, Kanada (1956)
- Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta (1958)
Perjalanan karir:
- Guru Besar Fakultas Ekonomi UI
- Dirjen Penelitian dan Pengembangan Departemen Perdagangan (1966-1971)
- Menteri Transmigrasi dan Koperasi (11 September 1971 – 28 Maret 1973)
- Menteri Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Koperasi (28 Maret 1973 – 29 Maret 1978)
- Menteri Pertambangan dan Energi (29 Maret 1978 – 21 Maret 1988)
- Presiden Konferensi OPEC (31 Oktober 1984–9 Desember 1985)
- Sekjen OPEC (1 Juli 1988–30 Juni 1994)
- Rektor Universitas Pancasila (1995-2004).








Tinggalkan Balasan