,

GISTET 500 kV Tambun Mulai Dibangun

Posted by

Bekasi, Petrominer — Program 35.000 MW semakin menunjukkan kemajuannya, salah satunya adalah pembangunan Gas Insulated Substation Tegangan Ekstra Tinggi (GISTET) 500 kV Tambun dan Gardu Induk GIS 150 kV Tambun II Phi Incomer.

Untuk mengawali pembangunan proyek tersebut, PT PLN (Persero) menyelenggarakan doa bersama, Jum’at (3/3). Kegiatan yang dilaksanakan di lokasi konstruksi itu, di Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, bertujuan agar pekerjaan ini dapat sukses dan selesai tepat waktu.

Selain doa bersama, dilaksanakan pula peletakan batu pertama secara simbolis oleh Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PLN Murtaqi Syamsuddin bersama dengan para General Manager PLN di regional Jawa Bagian Barat, CEO Siemens Indonesia dan para pejabat pemerintah daerah di lingkungan Bekasi.

Proyek GISTET ini akan dibangun pada areal seluas 5,3 hektar yang membutuhkan waktu konstruksi selama 18-24 bulan. GISTET ini akan memiliki kapasitas trafo Interbus dari tegangan 500 kV yang dikonversi menjadi tegangan 150 kV dengan kapasitas 2×500 MVA pada tahap awal dan dapat dikembangkan pada tahapan berikutnya sampai pada total 4×500 MVA.

Dengan demikian, GISTET 500 kV Tambun akan mempunyai kemampuan melayani beban industri dan masyarakat dengan total 2.000 MVA. Hal ini berarti bahwa ketersediaan pelayanan energi listrik terjamin guna pengembangan daerah dan industri di sekitar Tambun dan Bekasi.

“GISTET 500 kV ini akan memperkuat sistem kelistrikan di wilayah timur Jakarta, Bekasi dan sekitarnya, khususnya untuk pengembangan industri dan kawasan. Target penyelesaian pembangunannya diperkirakan pertangahan tahun 2018,” ujar Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PLN, Murtaqi Syamsuddin.

GISTET 500 kV Tambun ini akan memotong konfigurasi double phi incomer dari SUTET 500 kV Muara Tawar – Bekasi – Cibinong dan juga disiapkan koneksi ke Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Deltamas sehingga di GISTET 500 kV Tambun terdapat total 6 (enam) diameter peralatan elektromekanik. Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV eksisting yang menghubungkan Gardu Induk (GI) 150 kV Tambun ke GI 150 kV Pondok Kelapa akan dipotong dengan konfigurasi double phi incomer ke GIS (Gas Insulated Substation) 150 kV Tambun ini, yang juga dipersiapkan untuk dihubungkan ke GI 150 kV Poncol Baru, GI 150 kV Trans TV dan GI 150 kV Tambun 3-4 sehingga terdapat 10 sirkit jalur transmisi 150 kV yang akan dipasok oleh GISTET 500 kV Tambun.

GIS 150 kV Tambun juga dilengkapi trafo daya untuk melayani masyarakat sekitar lokasi Gardu Induk dengan kapasitas 2×60 MVA pada tahap awal dan dapat dikembangkan menjadi total 4×60 MVA sesuai dengan kebutuhan warga masyarakat dan dunia industri di sekitar lokasi GISTET.

Pembangunan GISTET 500 kV Tambun, GITET 500 kV Duri Kosambi dan Deltamas merupakan bagian dari program 35.000 MW. Pembiayaan proyek GISTET 500 kV Tambun ini seluruhnya dibiayai oleh anggaran PLN yang nilainya mencapai Rp 1 trilyun. Pembangunan proyek listrik ini sebagai bentuk kerja nyata PLN guna memenuhi kebutuhan listrik bagi seluruh masyarakat Indonesia agar terwujud kesejahteraan ekonomi sesuai dengan nawacita Pemerintah RI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *