PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mengerahkan 2.209 personil untuk bersiaga mengantisipasi kemungkinan bencana banjir akibat cuaca ekstrem.
Selain petugas yang bertugas selama 24 jam sehari, juga disiagakan 13 unit perahu karet, 8 unit mobil 4WD, 23 unit Unit gardu Bergerak (UGB) total daya 17.080 KVA, 10 unit genset kapasitas 1.745 KVA dan 7 unit kendaraan deteksi stand by di Jakarta dan sekitarnya.
PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mengerahkan 2.209 personil untuk bersiaga mengantisipasi kemungkinan bencana banjir akibat cuaca ekstrem.
PLN rutin melaksanakan Inspeksi dan pemeliharaan kabel tegangan rendah, sebagai upaya preventif menghadapi potensi banjir.
PLN juga koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penanggulangan bencana, baik dengan BPBD, pemda, Pemadam Kebakaran dan Kepolisian.
Selain pemeliharaan rutin, PLN memantau kondisi kelistrikan terkini di wilayah Jakarta dan sekitarnya melalui Disaster Recovery Center (DRC), yaitu pusat pemantauan kondisi kelistrikan, serta daerah yang mengalami pemadaman akibat banjir.
Selain pemeliharaan rutin, PLN memantau kondisi kelistrikan terkini di wilayah Jakarta dan sekitarnya melalui Disaster Recovery Center (DRC), yaitu pusat pemantauan kondisi kelistrikan, serta daerah yang mengalami pemadaman akibat banjir.
PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mengerahkan 2.209 personil untuk bersiaga mengantisipasi kemungkinan bencana banjir akibat cuaca ekstrem.
Jakarta, Petrominer – Menghadapi intensitas curah hujan yang meningkat beberapa hari ke belakang, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya mengerahkan 2.209 personil untuk bersiaga mengantisipasi kemungkinan banjir. PLN mengimbau masyarakat untuk waspada jika air meninggi dan menyebabkan genangan karena bisa mengancam keselamatan.
“Kami rutin melaksanakan Inspeksi dan pemeliharaan kabel tegangan rendah, sebagai upaya preventif menghadapi potensi banjir, juga koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk penanggulangan bencana, baik dengan BPBD, pemda, Pemadam Kebakaran dan Kepolisian,” ungkap Senior Manajer Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Kemas Abdul Gaffur, Jum’at (7/10).
Selain petugas yang bertugas selama 24 jam sehari, juga disiagakan 13 unit perahu karet, 41 unit Uninterrupted Power Supply (UPS) dengan total daya 7.70 KVA, 7 unit Unit Kabel Bergerak (UKB) sepanjang 2.600 KM, 15 unit Unit Trafo Bergerak (UTB) total daya 1.745 KVA, 8 unit mobil 4WD, 23 unit Unit gardu Bergerak (UGB) total daya 17.080 KVA, 10 unit genset kapasitas 1.745 KVA dan 7 unit kendaraan deteksi stand by di Jakarta dan sekitarnya.
Tinggalkan Balasan