, ,

Ini Cara Pertamina Pastikan BBM Sesuai Spesifikasi

Posted by

Jakarta, Petrominer – Pertamina Patra Niaga,  Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), kembali memastikan bahwa bahan bakar minyak (BBM) yang yang dipasarkan melalui lembaga penyalur resmi di Indonesia sudah sesuai dengan standar dan mutu (spesifikasi) yang diatur Pemerintah. Pasalnya, sebelum disalurkan kepada masyarakat, BBM tersebut setidaknya telah melalui tujuh proses Quality Control.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, menyatakan proses Quality  Control ini dimulai sejak produk BBM masuk ke tanki timbun di Fuel Terminal (TBBM) hingga tepat sebelum disalurkan menuju SPBU.

“Proses Quality Control sebuah produk BBM sebelum bisa dinyatakan layak didistribusikan  menuju SPBU dimulai dari saat produk tersebut disuplai dari kilang atau impor, saat  penyimpanan, hingga sebelum disalurkan ke SPBU. Dalam tiap-tiap proses, produk BBM  tersebut harus dinyatakan layak, memenuhi syarat atau standar spesifikasi yang ditentukan Dirjen Migas, jika uji sample tidak layak, tidak akan bisa keluar dari Terminal BBM,” jelas Irto, Selasa (27/9).

Sebelum produk BBM bisa masuk tanki timbun di Fuel Terminal, Pertamina terlebih dahulu memastikan produk BBM yang disuplai dari kilang ataupun impor memiliki certificate of quality.  Setelah dipastikan sertifikatnya, produk BBM yang disuplai lewat pipa akan diuji speknya selama pemompaan ke tanki timbun.

Proses suplai melalui kapal juga dilakukan pengujian. Sebelum dipompa ke tanki timbun, produk BBM dalam kapal tersebut akan di uji dulu kelayakannya, jika sudah sesuai dengan spek, uji juga dilakukan selama pemompaan produk BBM dari kapal ke tanki timbun.

“Ini adalah tahap awal. Jadi sebelum sebuah produk BBM bisa benar-benar masuk ke tanki  timbun, sudah ada beberapa proses Quality Control untuk memastikan produk yang disuplai  kepada Fuel Terminal sesuai dengan spesifikasi dan standar untuk dijual kepada masyarakat,” ungkap Irto.

Alur proses quality control yang dilakukan Pertamina untuk memastikan produk BBM-nya sudah sesuai standar dan spesifikasi yang ditentukan.

Saat penyimpanan di tanki timbun, proses Quality Control juga tetap dilakukan secara periodik. Produk BBM secara berkala diuji tepat setelah proses pemompaan baik dari pipa kilang atau  impor, hingga sebelum disalurkan ke mobil tanki. Sebelum mobil tanki dapat keluar dari Fuel  Terminal BBM dan menuju SPBU tujuannya, produk BBM akan kembali diuji di pintu keluar.

“Jadi bisa dilihat, proses Quality Control ini tidak sembarangan, dilakukan periodik dan  tahapannya sudah jelas. Ini adalah komitmen Pertamina Patra Niaga dalam memastikan seluruh  produk BBM yang akan dikonsumsi masyarakat ini sesuai spek, sesuai standar kualitas, dan  layak digunakan,” imbuhnya.

Selain uji kualitas di Fuel Terminal, Pertamina Patra Niaga juga melakukan pengecekan  sebelum proses bongkar BBM dari mobil tanki hingga setelah seluruh produk BBM sudah  tersalurkan ke tanki pendam SPBU.

“Di SPBU ini juga ada pengecekan, jika ada yang dirasa tidak sesuai spesifikasi, produk BBM  tersebut akan diuji sample lagi di Fuel Terminal, tidak akan dijual, jadi masyarakat tidak perlu  khawatir. Pertamina berkomitmen seluruh produk BBM yang dijual di lembaga penyalur  resminya sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan,” jelas Irto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *