, ,

Digelar, Seismik 2D Pasca Temuan di Lembak, Muara Enim

Posted by

Palembang, Petrominer – SKK Migas dan PT Pertamina EP telah memulai aktivitas seismik 2D Lembak di wilayah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Kegiatan survei seismik sepanjang 83,16 kilometer dengan 2.100 titik tembak ini akan berlangsung hingga Agustus 2022 mendatang.

Menurut Kepala Departemen Operasi Pengeboran dan Eksplorasi SKK Migas, Cepi Irawan, survei seismik 2D Lembak dibutuhkan agar dapat lebih memberikan gambaran volume dan rencana titik pengeboran sumur pengembangan selanjutnya. Tambahan sumur pengembangan ini diharapkan dapat meningkatkan cadangan dan produksi minyak dan gas nasional.

“Kami berharap semua proses kegiatan survei seismik 2D Lembak dapat berjalan dengan baik,” ujar Cepi saat meninjau lokasi Field Camp dan Base Camp Seismik 2D Lembak, Rabu (1/6).

Dalam kunjungan tersebut hadir juga tim Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagsel, tim Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Pertamina EP, tim dari Subholding Upstream PT Pertamina (Persero) dan perwakilan PT BGP Indonesia sebagai subkontraktor pelaksana.

Kepala Departemen Operasi SKK Migas Wilayah Sumbagsel, Bambang Dwi Djanuarto, menjelaskan bahwa kegiatan survei seismik 2D ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran lengkap target reservoir Formasi Talang Akar pada kedalaman 1.500 meter di bawah permukaan bumi. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari temuan minyak sebesar 1.500 barel per hari di sumur Lembak 1 yang penyebarannya belum tergambarkan.

“Selain untuk mengetahui penyebaran dan batas reservoar di area survei, survei ini juga digunakan untuk melakukan rencana tambahan pengeboran sumur pengembangan guna menambah produksi dari perhitungan cadangan sisa mencapai 450 MSTB,” ungkap Bambang.

Dalam kesempatan itu, Operation Geophysicist Assistant Manager Regional 1 PHR, Ramses Napitupulu, menyampaikan kepada kontraktor pelaksana survei seismik, PT BGP Indonesia, agar pelaksanaan kegiatan survei seismik memperhatikan dampak kegiatan terhadap masyarakat. Pihak kontraktor juga diminta menyelesaikan semua implikasinya sesuai dengan aturan dan ketentuan perundangan yang berlaku.

“Kami berharap kegiatan dapat diselesaikan dengan baik,” tegas Ramses.

Kegiatan survei ini dimulai pada 1 Juni 2022 dan sudah tercatat di HSE Performance Board. Field Camp survei seismik berlokasi di Danau Shuji Lembak, Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Sementara Base Camp berlokasi di Desa Karang Endah, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Survei seismik 2D Lembak akan melewati satu kabupaten yaitu Kabupaten Muara Enim, dua kecamatan yaitu Kecamatan Lembak & Gelumbang, serta empat desa, yakni Desa Lembak, Lubuk Enau, Gaung Telang dan Karang Endah Selatan.

Kegiatan survei seismik akan meliputi topografi, rintisan bridging & intial inventori yang akan berlangsung selama 19 hari, dengan kecepatan 4,5 km per hari. Selanjutnya dilakukan drilling selama 35 hari (60 TT per hari) dan recording selama 30 hari (72 SP per hari).

Field Camp survei seismik berlokasi di Danau Shuji Lembak, Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Muara Enim, Sumatera Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *